maiwanews – Pilot maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines berencana melakukan mogok terkait pergantian direksi Merpati. Hal itu disampaikan Capten Eman Supritaman, koordinator Komite Solidaritas Penerbang Merpati Nusantara Airlines di Jakarta 12 Mei petang WIB.
Menurut Eman, penggantian direksi oleh kementerian BUMN dilakukan tanpa alasan jelas. Penghentian direksi pada 13 Mei nanti tidak melalui mekanisme RUPS sebagaimana diatur dalam UU NO 19 Tahun 2003 tentang BUMN. Padahal baru saja para karyawan Merpati Nusantara Airlines merasakan kesejahteraan dan iklim kerja kondusif.
“Tentu saja hal ini menjadi suatu tindakan arogan oleh kementerian BUMN melalui Deputi Meneg BUMN Sumaryanto”, ujar Eman. Sumaryanto dikatakan secara gegabah tanpa alasan jelas dan terlihat subyektif untuk menganti Direktur Utama Merpati tanpa melihat kemampuan dan track record calon penggantinya.
Para keryawan Merpati khususnya para Pilot dan Awak Pesawat Merpati merasakan bahwa selama kepemimpinan Capt Sarjono Jhoni Citrokusumo, program restrukturisasi dijalankan dengan sangat hati hati dan terarah, mengenai adanya klaim kerugian oleh Merpati sebesar 786 milyar dikatakan merupakan bohong besar. Kerugian itu dikatakan merupakan kerugian akumulasi direksi sebelumnya.
“Sejak awal dilantiknya Direksi (Dirut) Merpati saat ini, kami mengikuti proses penyusunan program kerja perbaikan Merpati yang tergambar jelas dalam Busness Plan yang disusun dengan melibatkan semua unsur dan terbuka untuk semua karyawan yang ingin mengetahui gambaran program kerja tersebut termasuk kepada seluruh Serikat Pekerja yang ada di Merpati”, jelas Eman.
Adapun rencana mogok pilot Merpati tersebut masing-masing adalah: (1) Penerbang pesawat Twin Otter, Cassa 212 dan MA 60 yang melayani rute perintis mulai tanggal 13 Mei Jam 00 hingga waktu yang tidak ditentukan. (2) Penerbang untuk pesawat dan Awak Kabin yang melayani rute domestik dengan pesawat Boeing 737 akan melakukan pemogokan pada tanggal 14 mei.
Aksi Mogok ini akan segera diberitahukan pada hari Senin ke dinas ketenagakerjaan Jakarta Pusat pada jam 9 pagi. “Oleh karena itu kami atas nama seluruh Karyawan Merpati mohon maaf kepada para konsumen Merpati airlines jika terganggu kenyamanannya dan tertundanya penerbangannya”, ujar Eman.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29, Pemkot Surabaya Gelar Upacara di Balai Kota
Rusia-Qatar Perkuat Kemitraan Strategis Lewat Pertemuan di Moskow
Prabowo Rampungkan Lawatan Diplomatik ke Timur Tengah dan Turkiye
Kapolri Perintahkan Kabareskrim Usut Teror ke Jurnalis Tempo
Pemerintah Pastikan Produksi Beras Nasional Surplus









