Pilpres Suriah, Bashar al-Assad Menang 95,1 Persen

maiwanews – Bashar Hafizh al-Assad kembali memenangkan pemilihan presiden Suriah dengan perolehan suara 95,1 persen. Ini adalah keempat kalinya ia menang dalam pemilihan presiden, pertama kali menjabat pada 17 Juli 2000. Meski menang telak, Barat menilai terjadi kecurangan dalam pemlihan itu.

Pengumuman hasil pemilihan presiden (pilpres) disampaikan Ketua Parlemen Hammouda Sabbagh pada konferensi pers Kamis 27 Mei. Dalam pengumuman itu ia juga menyampaikan jumlah pemilih sekitar 78 persen.

Pemerintahan Presiden Bashar Assad mengklaim pemilihan umum itu menunjukkan Suriah berada dalam kondisi normal meski ada konflik selama 10 tahun. Pemilu dijalankan meski ada seruan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar pesta demokrasi itu dilaksanakan di bawah pengawasan internasional.

Kemenangan pria kelahiran 11 September 1965 itu memperpanjang masa kekuasaannya selama tujuh tahun ke depan sekaligus meneruskan dinasti keluarganya hingga hampir 60 tahun. Hafez al-Assad, ayah Presiden Assad, memimpin negeri itu selama 30 tahun sejak 22 Februari 1971-hingga 10 Juni 2000. Hafez Assad meningal pada 10 Juni 2000 di usia 69 tahun.

Sepeninggal Hafez Assad, Abdul Halim Khaddam menduduki jabatan sebagai presiden untuk sementara waktu pada 10 Juni hingga 17 Juli 2000.

Presiden Assad pertama kali terpilih sebagai presiden pada 10 Juli 2000 dan mulai menjabat pada 17 Juli 2000. Ia terpilih melalui mekanisme referendum dengan 99,7 persen suara. Pada 2007 ia kembali terpilih melalui referendum dengan 97,6 persen suara. Pada 16 Juli 2014, ia memperoleh 88,7 persen suara melalui mekanisme pemilihan umum. (VOA + Wikipedia)