
maiwanews – Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur (Kadis Perpusip Jatim), Drs Supratomo MSi, menegaskan bahwa kunci utama majunya peradapan adalah mengajak masyarakat meningkatkan minat literasi khususnya masyarakat Jawa Timur. Sehingga bisa mengangkat perekonamian masyarakat untuk mencapai taraf hidup lebih baik.
Ucap Supratomo, usai pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Pengembangan Perpustakaan –Teknologi Informasi dan Komunikasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Hotel Crown Prince Surabaya, Selasa (29/6/2021).
Plt. Kadis Perpusip Jatim menambahkan, literasi tidak dipahami sebagai transformasi individu semata, tetapi sebagai transformasi sosial juga. Rendahnya tingkat literasi sangat berhubungan dengan kemiskinan, dalam arti yang luas.
Dalam situasi sekarang, literasi mencakup teknologi dan ilmu pengetahuan, keuangan, budaya serta kewarganegaraan. Karena itu Untuk mendapatkan, mencapai dan menjalankan kehidupan yang berkualitas, baik masa kini maupun yang akan datang, masyarakat Indonesia khususnya Jawa Timur harus menguasai literasi.
Lanjut Kadis Perpusip Jatim, literasi merupakan dasar bagi kemajuan masyarakat dan bangsa, karena kemampuan mengidentifikasi, memahami kemudian menginterpretasi (mengartikan) informasi yang diperoleh dan mengalihkan informasi itu menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat baik kegiatan ekonomi, sosial dan kegiatan yang lainnya,
“literasi menjadi dasar, karena literasi merupakan kognitif skill yang tercermin dalam kemampuan mengidentifikasi, memahami kemudian menginterpretasi informasi menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat baik kegiatan ekonomi, sosial dan kegiatan lainnya,” ungkap Supratomo.
Dijaman digital seperti saat ini, menguasai literasi sangat diperlukan masyarakat. “Tanpa menguasai literasi kita nggak akan bisa kreatif,” pungkasnya. (FL/Kominfo Jstim)









