Presiden Jokowi Lantik Panglima TNI dan KaBIN di Istana Negara

maiwanews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmatyo dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen (Purn) Sutiyoso.

Acara pelantikan sekaligus pengambilan sumpah kedua pejabat tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Usai pembacaan sumpah, kedua pejabat baru itu menandatangani naskah berita acara pelantikan oleh pejabat yang baru dilantik, lalu dilanjutkan dengan penandatangan oleh presiden.

Berbeda dengan penandatangan naskan berita acara pelantikan KaBIN yang tanpa pendatangan saksi, penandatangan berita acara pelantikan Panglima TNI ditandai dengan penandatangan dua orang saksi.

Dua orang sakni yang ikut menandatangan naskah berita acara pelantikan Panglima TNI yang baru adalah Panglima TNI yang baru saja diberhentikan dengan hormat yakni Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti.

Selain Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mendampingi Presiden Jokowi, acara pelantikan dihadiri sejumlah pejabat negara baik eksekutif, yudikatif, maupun legislatif.

Gatot Nurmantyo yang lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada 13 Maret 1960 adalah lulusan Akademi Militer pada 1982 ini mengawali kariernya sebagai Danton MO 81 Kiban Yonif 315 Dam II/Slw ini pernah menjabat sebagai Danrem 061/Suryakencana (2006-2007), Kasdiv 2 Kostrad (2007-2008), Dirlat Kodiklatad (2008-2009), Gubernur Akmil (2009-2010), Pangdam V/Brawijaya (2010-2011), Komandan Kodiklat TNI AD (2011-2013) dan Pangkostrad (2013-2014).

Sementara Sutiyoso mengawali karier sebagai prajurit TNI setelah lulus dari Akmil pada 1964 dan beberapa jabatan di TNI, yakni menjabat Asisten Personel, Asisten Operasi, Wakil Komandan Jenderal Kopassus dan Panglima Kodam Jaya.

Lepas dari jabata militer, Sutiyoso menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta selama dua periode, yakni pertama (1997-2002) dan berlanjut pada periode kedua (2002-2007).