Ratusan Perajin Konveksi Tanah Abang Beralih Jadi Pedagang Tekstil

Jakarta – Dampak dari membanjirnya produk terktil dan garmen asal China di pasar Indonesia, ratusan perajin kenveksi atau industri kecil dan menengah (IKM) di Tanah Pedagang tekstil tn AbangAbang yang biasa memproduksi pakaian jadi (garmen) turun pangkat menjadi hanya sebagai pedagang.

Menurut data Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), sepanjang tahun 2010, kurang lebih 400 industri kecil dan menengah (IKM) di Tanah Abang telah beralih profesi, terutama semenjak berlakunya perjanjian perdagangan Asean China, AC-FTA.

“Yang sudah tutup 400 usaha kecil dan menengah rata karyawannya 20-200 orang. Mereka ini pedagang di Tanah Abang yang punya usaha kecil, sekarang lebih cenderung hanya dagang pakaian jadi,” kata Heris.

Hal tersebut disampaikan Heris yang juga Ketua Komite Pedagang Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API)  di sela-sela acara Munas Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) di JIExpo, Kemayoran Jakarta, Kamis, 22 April 2010

Heris menambahkan, saat ini para pedagang garmen dan tekstil di Tanah Abang selama 3 bulan terakhir mengalami penurunan omset penjualan hingga 30%. Hal ini terjadi karena pedagang pembeli dari daerah seperti Sumatera dan Kalimantan lebih memilih membeli barang-barang ilegal berasal dari selundupan dari Singapura dan Malaysia.

“Kecenderungan orang dari Sumatera dan Kalimantan tidak lagi beli ke Jakarta, tapi beli dari Singapura. Ada importir yang memasukan barang ilegal masuk ke Riau Kepulauan.Yang Kalimantan mereka tidak belanja ke Tanah Abang tapi belanja dari Malaysia,” demikian Heris.

Perjanjian perdagangan bebas antara negara-negara Asean dengan China (AC-FTA) mulai diberlakukan awal tahun ini. Dalam perjanjian tersebut, setiap produk dari China yang masuk negara Asean maupun sebaliknya, tidak dikenakan bea masuk.

Padahal jauh sebelum AC-FTA diberlakukan, produk tektil maupun garmen asal negeri tirai bambu itu telah cukup lama memusingkan para pedagang lokal karena harganya yang terkenal lebih murah.