Ribuan Pengantri Tiket di Gelora Bung Karno Rusuh

pengantri-tiket-di-gbkmaiwanews – Ribuan bahkan puluhan ribu pengatri tiket final piala AFF leg kedua rusuh. Sebagian massa pemburu tiket tersebut masuk ke stadion Gelora Bung Karno (GBK) dengan cara merusak pintu masuk dan paga pembatas.

Massa yang marah menyerbu lapangan memburu petugas tiket yang sedianya akan membagikan tiket kepada mengantri secara langsung. Dengan rasa takut, sebanyak 17 petugas itu berlarian menyelamatkan diri sambil membawa bungkusan tiket di dalam kantong.

Namun karena didera takut karena terus diburu ratusan massa, sebagian diantaranya melemparkan bungkusan tiket ke udara. Aksi lempar tiket itulah yang lalu memperburuk situasi yang memang sudah tak terkendali.

Tiket yang dihamburkan petugas itu menjadi rebutan yang memicu keributan baru. Selanjutnya, keributan berlanjut antara sesama pengantri yang saling kejar-kejaran. Pengantri yang diketahui memegang tiket lebih banyak, diburu oleh massa yang lain.

Kericuhan yang terjadi sekitar pukul 15.00 tersebut, tidak dapat dikendalikan oleh petugas keamanan. Apalagi jumlah polisi yang bertugas selama antrian tiket sejak kategori I dan II dibuka, tidak terlalu banyak, keamanan yang bertugas didominasi oleh keamanan out sourching yang disewa PSSI.

Tanda-tanda kericuhan mulai terjadi ketika panitia memindahkan lokasi penjualan tiket dari luar stadion ke dalan stadion. Suasana makin memanas ketika panitia lokal (LOC) memutuskan setiap pengantri hanya boleh membeli satu buah tiket dari sebelumnya lima buah.

Kondisi panas makin diperburuk oleh cara pembagian tiket yang akan dilakukan di lapangan. Akibat kericuhan itu, beberapa pengantri cedera bahkan sebagian diantaranya pingsan. Hingga saat ini, situasi sudah mulai sedikit tenang.

Untuk tiket kategori III seharga Rp 50 ribu ini, sedianya disediakan sebanyak 30 ribu lembar di empat loket, yaitu di dekat Masjid Albina depan Hotel Atlet Century, loket barat di Jalan Asia Afrika, loket utara di depan TVRI, dan loket timur di pakir Timur Senayan.