Moskwa – Rusia, salah satu negara super power berhasil menguji coba pesawat jet tempur canggih buatan Sukhoi Corporation 29 Januari 2010 lalu, yakni jet tempur jenis Su T 50. Jet tempur yang dimaksudkan menandingi jet tempur F.35 dan F. 22 milik Amerika Serikat ini, adalah jenis pesawat supersonic memiliki daya jelajah 550 kilometer.
Direncanakan, jet tempur Sukhoi T 50 tersebut akan dioperasikan secara penuh oleh Rusia pada tahun 2013 mendatang dan akan diproduksi secara massal pada  2015, dua tahun kemudian.
Di seluruh dunia, Rusia telah mengeksport lebih dari 2.000 Sukhoi jenis Su-24, Su-25, Su-27, Su,30, dan Su-33. Di Asia, cukup banyak negara yang menggunakan Sukhoi antaranya China, India, Vietnam, dan negara tetangga Malaysia.
Pada masa pemerintahan Megawati, saat Indonesia masih terkena embargo senjata dari Amerika, pemerintah menandatangani kontrak dengan Rusia untuk pembelian beberapa buah pesawat tempur jenis Sukhoi.
Pada pengiriman pertama, 4 buah Sukhoi jenis SU-30 MK dan SU-27 SK telah diterima TNI AU tahun 2003 dan 3 buah Sukhoi jenis SU-30 MK diterima pemerintah Indonesia pada tahun 2008 dan 2009. Karena keterbatasan anggaran, jet tempur itu belum dilengkapi dengan persenjataan.
.









