Saat Ditembak, Bripka Sukardi Sedang Kawal Truk

maiwanews – Pasca penembakan Bripka Sukardi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (10/9), polisi langsung menyisir tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari petunjuk maupun barang bukti.

Saat kejadian, Bripka Sukardi yang merupakan anggota Provos Polair Tanjung Priuk sedang mengawal enam buah truk yang mengangkut alat berat menuju Rasuna Tower.

Usai kejadian penembakan yang terjadi pukul 22.25 WIB, polisi langsung memeriksa 11 orang saksi termasuk supir truk. Enam truk besar masih terparkir di tempat kejadian untuk dilakukan pemeriksaan oleh polisi.

Sejauh ini, polisi sudah menemukan tiga buah selonsong peluru. Berdasarkan informasi, pelaku yang diduga berjumlah dua orang melakukan penembakan sebanyak tiga kali yang mengenai berut dan dada.

Pelaku melakukan aksinya tersebut dengan cara berhenti di depan Bripka Sukardi yang sedang berada di depan iring-iringnan truk. Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah Mampang Prapatan.

Kapoda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno hadir di TKP dn memimpin langsung penyelidikan. Sementara korban sudah dilarikan ke RS Polsi Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan.

Almarhum Bripka Sukardi meninggalkan seorang isteri bernama Tirta Sari dan tiga orang putra dan putri. Rombongan keluarga kini sudah berada di RS Polri Kramat Jati.