Satgas Antimafia Siap Tindaklanjuti Kasus SJ

Denny IndrayanaJakarta – Satuan Tugas Antimafia Hukum siap menindaklanjuti keterlibatan dan peran-peran SJ sebagai makelar kasus di Mabes Polri. Sekretaris Satgas Antimafia Hukum Denny Indrayana menyatakan hal tersenut seusai diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu, 10 April 2010.

Menurut Denny, pihaknya akan bertindak cepat dan akurat untuk mengungkap kasus ini. Selain itu, pihaknya juga akan mengundang pihak-pihak terkait untuk membantu mengungkap mafia peradilan termasuk  MP, jenderal polisi bintag tiga yang disebut-sebut memiliki hubungan dekat dengan SJ.

“Bagaimana tindak lanjutnya Satgas tentu akan mencermati. Satgas punya kepentingan supaya kasus ini terbongkar,” kata Denny yang juga staf khusus bidang hukum Presden SBY.

Namun, mantan pengamat hukum tatanegara itu belum bisa memastikan kapan pihaknya akan memanggil SJ dan MP ataupun pihak-pihak terkait lainnya. “Siapa yang nanti akan diundang ini tergantung kepentingan. Yang jelas siapa pun yang sangat strategis dan membantu pengungkapan mafia peradilan untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Nama SJ mencuat setelah beberapa anggota Komisi III DPR menyebut bahwa Mr X yang disebut Susno Duadji adalah SJ. Identitas Mr X dibuka Susno Duadji dalam sebuah rapat tertutup dengan Komisi III.

Dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR yang dilakukan secara terbuka, Komjen Pol Susno Duadji mengungkap kasus pajak baru dengan aktor Mr X. Dalam kasus tersebut, nilai uang dalam kasus tersebut ratusan miliar rupiah, kata Susno.

Bukan hanya itu, yang selama ini disebut bahwa otak dari makelar kasus di tubuh Mabes Polri dan institusi hukum lainnya seperti Kejagung dan pengadilan termasuk kasus Gayus Tambunan adalah Mr X tersebut.

Susno tidak membuka identitas Mr X di rapat terbuka karena pertimbangan azas praduga tidak bersalah, namun setelah beberapa anggota DPR membuka inisial SJ, media bahkan menyebut SJ adalah Syahril Djohan, mantan diplomat yang dipecat tahun 1980 karena ijazah palsu.