Jakarta – Akibat kerusuhan di makam Mbah Priok yang meluas ke beberapa tempat di Tanjung Priok, kerugian yang ditimbulkan menjadi sangat besar bukan hanya jumlah
korban, tapi juga kerugian materi.
Puluhan kendaraan, baik mobil maupun motor dibakar massa dalam pembakaran yang berlanjut hingga Kamis dinihari. Kendaraan yang dibakar tersebut terdiri dari mobil kepolisian, kendaraan berat yang dipersiapkan untuk menggusur, sepeda motor, bus steady safe, dan mobil Satpol PP.
Mobil yang dibakar dari mobil kepolisian terdiri dari 1 buah water canon, 1 bus samapta, 5 truk samapta, 2 buah truk logistik, 4 unit truk brimob, 1 truk security barrier, dan 1 buah KIA Carens.
Dua bus steady safe dan 3 buah kendaraan berat bekhoe beserta 2 unit sepeda motor ikut dibakar massa yang berdatangan dari berbagai penjuru. Sementara mobil Satpol PP yang paling banyak dibakar yakni 36 buah.
3 buah kendaraan berat bekhoe yang sedianya untuk lakukan pembongkaran bangunan, dibakar bersama dengan truk yang memuatnya.
Jumlah kerugian yang diderita Satpol PP akibat mobil yang dibakar massa mecapai Rp. 22 miliar. Data Pemrov DKI Jakarta, yang disampaikan Jumat, 16 April 2010, nilai kerugian Satpol PP sebagai berikut:
1. Truk : 24 unit x Rp 295.800.000= Rp 7.099.200.000
2. Operasional Panther : 43 unit x Rp 225.500.000 = Rp 9.696.500.000
3. Operasional KIA Pick Up : 14 unit x Rp 727.500.000 = Rp 1.785.000.000
4. Kendaraan Komando : 2 unit x 226.725.454 = Rp 453.450.000
5. Kijang : 2 unit x Rp 120.000.000 = Rp 240.000.000
6. Sepeda Motor Trail : 1 unit x 24. Rp 499.000 = Rp 24.499.000
7. Helm Antihuruhara : 575 x Rp 500.000 =Â Rp 287.500.000
8. Tameng Antihuruhara : 575 x Rp 979.000 = Rp 562.925.000
9. Rompi Pulset : 575 buah x Rp 4.888. 000 = Rp 2.806.000.000
Total Rp 22. 955.074.000
Besarnya jumlah mobil yang dibakar terjadi menyusul ditinggalnya kendaraan-kendaraan itu yang terparkir bertumpuk oleh penumpangnya untuk berlindung di dalam kawasan PT Pelindo II karena jumlah massa yang bertahan di pintu keluar Pelindo jumlahnya semakin banyak.
Satpol PP dan satuan polisi yang terlanjur tersudut di dalam kawasan Pelindo, kemudian dievakuasi melalui laut dengan sejumlah perahu motor.









