
maiwanews – Satu desa di Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara terendam banjir. 37 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa terdampak bencana alam ini.
BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Selasa (02/08/2022) dalam keterangannya menyebutkan bahwa tanggul di Kabupaten Konawe Provinsi Sultra (Sulawesi Tenggara) pada Senin (01/08/2022) jebol.
Diperkirakan jebolnya tanggul karena tidak kuat menahan kenaikan volume air. Kenaikan debit air dipicu hujan dengan intensitas tinggi.
banjir merendam permukiman di Desa Anggoro Kecamatan Abuki sejak tengah malam. Laporan Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) BNPB hari Senin dalam laporannya menyebut, banjir merendam 35 unit rumah dan 30 hektar sawah.
Tinggi permukaan air berada pada kisaran 30 sampai 50 sentimeter. Sejak malam hari, banjir di beberapa titik berangsur surut.
Belum ada laporan terkait korban jiwa, sementara warga tetap bertahan di rumah masing-masing mengingat tipikal kediaman mereka adalah rumah panggung. Ini membuat air tidak sampai masuk ke dalam rumah.
BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Konawe sejak Senin menurunkan tim untuk kaji cepat. Tim juga melakukan koordinasi dengan aparat mengenai langkah-langkah penanganan lanjutan. (z/BNPB)
Sabalenka Melaju ke Semifinal Porsche Tennis Grand Prix
Sekjen Partai Komunis Viet Nam Berkunjung ke Indonesia
Prabowo: Kita Tidak Bisa Melindungi Hanya dengan Itikad Baik
Pemkot Makassar Gelar Sabtu Bersih Kanal dan Drainase untuk Antisipasi Banjir
Sabtu Bersih, Pjs Wali Kota Pantau Tiga Kecamatan Mengendai Scooter Matic









