Pada upacara perayaan Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan hari Sabtu, Paus Benediktus XVI menyerukan kepada umat Kristen agar melihat ke depan melampui perayaan gemerlapan yang dangkal untuk menemukan arti sejati.
Dihadapan sekitar 10.000 jemaat pada Misa Natal tersebut Paus juga menyerukan pentingnya memelihara perdamaian. Ia juga mengecam tindakan para pemimpin yang menyebabkan pertumpahan darah.
Sementara itu di Betlehem hari Sabtu, puluhan ribu peziarah dan wisatawan mulai berdatangan. Mereka ingin merayakan Natal di kota yang diyakini tempat kelahiran Yesus.
Perayaan malam Natal di kota Tepi Barat itu mencapai puncaknya dengan perayaan Misa Tengah Malam di Gereja Kelahiran. Untuk menjaga keamanan Polisi setempat melakukan patroli di kota yang terletak sekitar 8 kilometer di sebelah selatan Jerusalem di Tepi Barat.
Imam dan Pastur tertinggi Katolik Roma di Tanah Suci, Fuad Twal, akan memimpin misa di gereja yang dibangun di atas tempat di mana diyakini Bunda Maria melahirkan Yesus. Sabtu pagi, para pengunjung berkumpul di sekitar pohon Natal besar di Lapangan Palung pusat kota, sementara berlangsung pertunjukan musik band. (VoA/aso)
Posted with WP for BlackBerry.









