maiwanews – Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Apung di Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara akan dimulai Februari 2017. “SPBU dibuat mobile melayani 2 titik sisi barat dan timur, karena Kepulauan Seribu memiliki musin angin barat dan timur”, kata General Manager Marketing Operation Region (MOR) III, Jumali, Rabu 11 Januari dalam laman resmi Kepulauan Seribu.
Menurut Jumali, pembangunan SPBU sudah lama direncanakan, saat ini pihaknya sedang menunggu izin lokasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menambahkan, SPBU apung nantinya melayani penjualan bahan bakar solar untuk nelayan. Sistem pembayarannya menggunakan kartu sebagaimana sudah direkomendasikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu.
Pihk Jakarta Smart City (JCS) beberapa waktu lalu menyebutkan SPBU apung merupakan solusi untuk penyediaan bahan bakar di Kepulauan Seribu krena masih sulit mendirikan sarana SPBU konvensional sebagaimna milik Pertamina di darat sulit dilaksanakan karena perhitungan untung rugi.
Pemerintah bersama dengan investor menjamin harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sama dengan di daratan Jakarta. Penjualan BBM dibatasi untuk nelayan atau pemilik kapal di bawah 25 Gross Tonnage (GT). Lokasi SPBU apung dirancang untuk bisa berpindah tempat, namun lokasinya hanya akan berada di seputar Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. (m011/Kep.Seribu/JCS)









