Suara Anjlok, Bagaimana Nasib Konvensi Demokrat?

maiwanews – Meski hasil perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum keluar, namun berdasarkan hasil hitung cepat atau Quick Count sejumlah lembaga survei sudah memberi gambaran urutan perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg).

Seperti hasil hitung cepat yang dipublikasikan Cyrus-CSIS dan TVOne-LSI, hasil Pileg tanggal 9 April kemarin memberikan banyak kejutan. Salah satu di antaranya adalah turunnya perolehan suara Partai Demokrat secara drastis.

Perolehan Demokrat diprediksi hanya mencapai 9,7 persen atau berada pada urutan kelima dari 10 partai yang diperkirakan berhasil menempatkan wakilnya di Senayan.

Pertanyaannya adalah, lalu bagaimana nasib Konvensi Calon Presiden (Capres) Demokrat yang saat ini masih berlangsung?

Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie, menyarankan agar konvensi calon presiden yang tengah diselenggarakan partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu agar dihentikan saja.

Alasannya menurut Marzuki, Konvensi bertujuan mencari calon presiden.”Konvensi ini kan untuk mencari capres,” kata Marzuki di Jakarta, Kamis 10 April 2014.

Meski begitu lanjut Marzuki yang juga Ketua DPR ini, semua itu hanya saran. Keputusan final kata dia, ada pada SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi Demokrat.

Seperti diketahui, jika Demokrat hanya memperoleh 9,7 persen pada Pileg, maka tidak memungkinkan partai berlambang bintang mercy itu bisa mengusung capres sendiri.

Berdasarkan Undang-undang Pilpres, syarat bisa mengajukan capres sendiri adalah minimal memperoleh 20 persen suara DPR. Jika tidak, maka partai bersangkutan harus berkoalisi dengan partai lain.