Rencana suntikan dana sebesar 600 Milyar dari pemerintah akan membawa dampak positif bagi kinerja Merpati Airlines. Diharapakan tahun depan kinerja keuangan merpati makin sehat dan menuai laba. Demikian dikatakan Ketua Bidang Transportasi dan Jasa Infrakstruktur Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Capt. Eman Supriatman.
Eman mengaku pihaknya sangat berharap pengucuran dana sebesar 600 Milyar dapat terealisasi dengan cepat karena semakin cepat terealisasi semakin cepat Merpati Airlines menuju Excellence Class Airlenes. Ia menambahkan, dana 600 Milyar tersebut akan digunakan untuk revitalisasi perawatan pesawat sekitar Rp 291 miliar. Kemudian untuk revitalisasi pesawat diangÂgarkan Rp 35 miliar. Sedangkan untuk penambahan armada dan investasi, masing-masing memerÂlukan dana Rp 80,6 miliar, dan Rp 118,9 miliar.
Lebih lanjut dijelaskan, untuk itu telah ditetapkan beberapa strategi utama. Pertama, akan dilakukan pendanaan baru, peningkatan pendapatan, renÂtrukturisasi utang, serta Cash Management System. Kedua, penamÂbahan armada dan peningÂkatan kapabilitas tenaga Line Maintenance dan teknisi. Ketiga, pembenahan biaya focus on profit, dan Positif Cash Flows Oriented Route. Kemudian membuat kebijaÂkan untuk rekrutment SDM berÂkuÂalitas, perampingan struktur organisasi, dan optimalisasi SDM serta penerapan PerforÂmance ManaÂgement System (PMS).
“Kamipun mengusulkan pada pemerintah dimana konsep low cost carrier(LCC) yang selama ini diterapkan banyak sekali pelangaran yang dilakukan oleh sejumlah penerbangan, sehingga kami berharap pada pemerintah khususnya departemen perhubungan untuk bisa menertibkan para airlines yang melanggar dengan menegakan aturan LCC yang telah disepakati bersama agar terjadi kompetisi yang sehat”, kata Eman.
Sebab menurut Eman, jika ini dibiarkan maka akan berdampak pada keselamatan penerbangan dimana untuk menerapkan LCC banyak airlines swasta mulai mengorbankan biaya maintenance pesawat dan training awak pesawatnya dengan cara menurunkan biaya maintenance dan mengurangi jam mandatory tarining bagi awak pesawatnya.
.









