maiwanews – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo mengingatkan semua pihak agar tidak melakukan upaya apapun yang akan berakibat terpecah belahnya Golkar Sulsel seperti yang terjadi di Jakarta.
Hal itu diungkapkan Syahrul terkait adanya rencana aksi bersih-bersih terhadap para pengurus Golkar di daerah yang berseberangan dengan kubu Agung Laksono.
Syahrul menandaskan, jangan coba-coba membawa kisruh dua kubu Golkar yang saling bertikai ke Sulsel. Jika itu dilakukan kata dia, berarti DPP sudah bertindak bodoh dan itu sama saja sudah menghancurkan Golkar Sulsel yang saat ini sangat solid.
Ditegaskan Syahrul, dirinya akan menghadapi orang-orang yang dinilai menjual idealisme dan ideologi politiknya dalam partai. “Saya kendalikan Golkar Sulsel. Kalau ada macam-macam berhadapan dengan saya,” tegas Syahrul di Makassar, Jumat (20/3/2015).
Jika ada pihak yang mencoba memaksakan kehendaknya ke Golkar Sulsel, dia mempertegas bahwa dirinya akan melawan. Selama ini sambungnya, Golkar Sulsel di bawah kendalinya, selalu bekerja untuk kepentingan rakyat.
Berkaitan dengan dua kubu yakni Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, Syahrul menekankan bahwa siapapun yang mendapatkan “legal standing” atau yang berketetapan hukum, itu yang akan didukung DPD I Golkar Sulsel.
“Mau kucing, mau kelinci, kita disini tidak ada urusan,” ungkap Syahrul yang juga Gubernur Sulawesi Selatan ini menggabarkan.
Syahrul menyayangkan kisruh yang terjadi di DPP. Padahal menurut dia, saat ini merupakan momen penting untuk menghadapi pilkada serentak pada 11 kabupaten Sulsel pada akhir 2015. Padahal selama ini, performa Golkar dalam pertarungan di Pilkada Sulsel selalu terdepan dan Sulsel juga merupakan lumbung suara terbesar Golkar.
Zulhas Ungkap Peran Penting Kapolri Wujudkan Swasembada Pangan
Presiden Luncurkan PHTC, Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Teknologi Digital
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin
Danlantamal VI dan Gubernur Sulsel hadiri panen Raya Serentak
Nato Luncurkan Dua Inisiatif Pertahanan Udara Multinasional Baru









