
maiwanews – Tahap pertama kompetisi ahli tembak artileri Rusia dimulai di tempat latihan Distrik Militer Timur (Eastern Military District/EMD) di Burduny dan Sosnovy Bor di Republik Buryatia. Kemenhan (Kementerian Pertahanan) Federasi Rusia melaporkan Sabtu 25 Desember.
Pada kompetisi Masters of Artillery Fire itu, para prajurit akan melakukan tembakan langsung dari mortar Sani 120 milimeter. Mortar ini telah dimodernisasi, karakteristik sistem bidik ditingkatkan, pelat dasar ditingkatkan dengan engsel sehingga memungkinkan mengarahkan mortar secara horizontal tanpa memutar penyangga.
Untuk menentukan peserta terbaik, kru mortir akan mengenai target pada jarak seribu hingga 1500 meter, mensimulasikan kekuatan langsung musuh tiruan, termasuk di malam hari. Para prajurit akan melakukan tembakan langsung dari peluncur granat anti-tank genggam RPG-7B, senapan mesin PKT, dan senapan serbu AK-74.
Selain itu, tim akan memenuhi standar mengemudi di mobil Ural reguler di trek khusus dengan berbagai rintangan. Awak artileri terbaik berdasarkan hasil kompetisi akan mempresentasikan formasi pada tahap kualifikasi berikutnya. (Kemenhan Rusia/hiu)
Operasi SAR Sisir Daratan dalam Pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun
Vladimir Putin Pimpin Pertemuan Komisi Industri Militer Rusia
Pihak Berwenang Identifikasi 3 Jenazah Korban KKB di Papua Pegunungan
Data Operasi Damai Cartenz-2025, Bentrokan Pilkada Di Mulia: 12 Meninggal
Trump Bertekad Akhiri Serangan Houthi, Lindungi Kapal Komersial









