maiwanews, Kebonharjo – Dalam rangka meningkatkan penghasilan perusahaan, Perum Perhutani KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Kebonharjo, setiap awal pada musim tanam melakukan job training tanaman.
Pada musim tanam tahun ini job training tanaman di laksanakan di dua petak yaitu 59 lahan berbatu dan dan petak 63 lahan subur di RPH (Resot Pemangkuan Hutan) Bonjor, BKPH (Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan) Ngandang, KPH Kebonharjo, baru-baruini.
Kaur Tanaman, Suparno, mengatakan pada pelatihan itu diikuti sekitar 110 orang, mulai dari Mandor tanam, KRPH (Kepala Resot Pemangkuan Hutan) dan Segenap Asper (Asisten Perhutani). Perum Perhutani telah berusaha mengembangkan Jati unggul yang dikenal dengan nama Jati Plus Perhutani (JPP) stek pucuk, karena berasal dari pucuk jati yang unggul.
Administratur KPH Kebonharjo, Haris Triwahyunita, menegaskan, “tanaman JPP harapan masa depan Perum Perhutani, karena kecepatan tumbuh dengan harapan dengan umur yang relatip pendek sekitar 20 tahun sudah dapat dipetik hasilnya. Tanaman harus berhasil, tanaman memegang peranan penting dalam mambangun tegakan hutan. Tanaman dengan bibit unggul akan meningkatkan produktifitas yang tinggi.”
Masih keterangan Haris, keberhasilan tanaman tidak terlepas cara pembuatan tanaman itu sendiri, maka sangat penting peningkatan sumber daya manusia di bidang tanaman harus terus ditingkatkan secara kontinyu.
Humas Perhutani KPH Kebonharjo, Djono Surat, menambahkan dalam acara itu para peserta setelah diberi materi juga mengisi Quisioner
sebelum praktek di lapangan, untuk mengefaluasi sejauh mana pemahaman para peserta job training tersebut. Pada akhir acara juga disediakan hadiah menarik berupa bingkisan, untuk peserta yang dapat menjawab dengan benar pertanyaan dari Administratur Haris.
Persiapan Tanaman
Penggunaan bibit unggul, pengolahan lahan, pemupukan, pemeliharaan, perlindungan dan peningkatan SDM. Ciri dari bibit siap tanam, bibit tumbuh normal, batang lurus, tinggi 20 – 30 Cm, 1/3 dari tinggi berkayu dan akar kompak.
Persiapan lahan, pasang acir dengan jarak tanam 3×3 m, pembuatan lubang tanam dengan ukuran 40 x 40 x 40 Cm, penampang bawah 30 Cm, dengan diberi pupuk kandang 3 Kg/ lubang. Cara penanaman lepas kantong plastik (Polybag), bibit ditanam agak dalam sekitar 15 Cm kemudian buat gundukan, setelah umur satu bulan lakukan dangir piringan satu meter keliling pohon dengan kedalaman 10 s/d 20 Cm, pemupukan dengan urea 50 gr, dengan jarak 20 Cm dari pohon, dua lubang barat dan timur kedalaman 10 Cm.
Untuk pemupukan kedua 100 gr pada bulan Maret dan pemupukan ketiga pada bulan Desember 100 gr. Juga berlaku untuk tahun selanjutnya. Pruning menghilangkan cabang pada pohon atau batang 1/3 dari tinggi pohon, dengan alat potong kusus supaya pohon tidak rusak, sedangkan 2/3 pohon keatas dibiarkan, dilakukan satu tahun sekali pada Juli – Agustus. (LEA)









