Jakarta – Berita penangkapan buronan kasus pajak Rp. 25 miliar, Gayus Tambunan tidak terlalu mengejutkan. Yang mengejutkan justru bahwa ternyata begitu mudahnya seorang buronan ditangkap aparat hukum Indonesia di wilayah kedaulatan yang sering disebut sebagai negara persembunyian para koruptor Indonesia.
Indonesia dan Singapura adalah dua negara tetangga yang belum memiliki perjanjian ekstradisi, tak terhitung tersangka koruptor bisa dengan mudah dan aman bersembunyi di Singapura, mulai dari para pengemplang BLBI Rp. 600 trilyun hingga terakhir tersangka koruptor Anggoro Wijoyo, kakak kandung Anggodo Wijoyo.
Persepsi bahwa tidak mungkin menangkap buronan di Singapura begitu melekat sehingga publik serta merta akan maklum juka tak ada satupun tersangka koruptor yang bisa ditangkap di wilayah Singapura.
Namun penangkapan buronan Polri tersangka kasus pajak Rp. 25 miliar, Gayus Tambunan di Hotel Mandarin Orchad Road Singapura sekitar pukul 22.00 Selasa, 30 Maret 2010 berkata lain.
Hanya sehari setelah Mabes Polri mengatakan bahwa persembunyian Gayus Tambunan di Singapura telah diketahui, Gayus telah diberitakan tertangkap. Gayus ditangkap saat berada di sebuah hotel mewah di kawasan bisnis Orchad Road bersama istri dan anaknya.
Penangkapan dilakukan oleh tim yang dipimpin Kombes M. Iriawan disaksikan oleh sejumlah tim independen. Rencananya Rabu pagi Gayus diterbangkan ke tanah air dengan penerbangan komersil.
Gayus Tambunan terbang ke Singapura tanggal 24 Maret, dan atas permintaan Polri via telepon, pihak Imigrasi baru mengeluarkan perintah cekal pada tanggal 26 Maret 2010.
Keberhasilan pengintaian dan penangkapan Gayus membuktikan bahwa seharusnya buronan aparat hukum Indonesia lainnya yang berkumpul di Singapura juga bisa dengan mudah ditangkap, tentunya jika mau.
Gubernur Sulsel Resmikan 3 Ruas Jalan di Bone
Porsche Asia Pacific Ungkap 'Layout' Sirkuit 'PEC Singapore'
Appi Beberkan Rencana Pembangunan Stadion Hingga Keselamatan Transporasi
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
Zelenskyy Bertemu Menlu Lithuania, Bahas Dukungan untuk Ukraina









