BOJONEGORO – Jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) tewas ketika mengais rejeki di negeri jiran terus bertambah.
Kali ini korbanyaadalah Imam Hariyanto (22) TKI asal Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro. Lelaki muda itu meregang ajal sewaktu bekerja di Malaysia.
“Jenazah korban kemarin sore telah dimakamkan, setelah kami jemput di Bandara Juanda, Surabaya,” kata Kepala Desa Karangmangu, Parji, Jumat (09/07/2010) pagi.
Selain Kades Parji, kedua orang tua korban, Setu dan Pujiatun juga perwakilan PT Balanta Budi Prima Jombang PJTKI yang memberangkatkan korban setahun lalu, ikut menjemout jenazah di bandara.
Meski dengan berta hati dan duka mendalam keluarga menerima kematian korban. Korban bekerja di galangan kapal Ijetmetsumaru Johor. Sial, saat korban tengah bekerja di bagian atas terjatuh dan tewas seketika.
“Itu informasi yang kami terima dari PJTKI yang memberangkatkan korban,” tutur Parji.
Kabar tewasnya korban diterima keluarga pada Rabu (7/7/2010) lalu dari PT Balanta Budi Prima.
Saat menyampaikan kabar duka pada keluarga, pihak PJTKI didamping Parji dan sejumlah pernagkat desa Karangmangu lainnya. Setelah mendengar kabar itu, keluarga meminta PJTKI yang memberangkatkan korban ke Malaysia untuk mengurus jasad korban agar bisa dimakamkan di desa tempat kelahiran korban.
Informasi terakhir yang diterima keluaraga, kecelakaan yang dialami korban terjadi pada Senin (5/7/2010) sekitar pukul 12.15 waktu Malaysia. Korban tidak sempat dilarikan ke rumah sakit, karena keburu menghembuskan nafas terkahir.
“Biaya pemakaman dan kepulangan jenazah korban semua ditanggung PJTIK, termasuk fasilitas keluarga dalam pejemputan jasad korban di Surabaya,” ujar Parji.









