
maiwanews – Ukraina dan Turki membahas pengembangan sistem jaminan keamanan efektif untuk Ukraina. Ukraina menyatakan ketertarikan pada Turki untuk terlibat dalam rencana pengembangan tersebut.
Kantor kepresidenan Ukraina hari Sabtu (30/04/2022) waktu setempat menyatakan, diskusi terkait rencana pengembangan sistem pertahanan berlansung antara Kepala Kantor Presiden Ukraina Andriy Yermak bersama Juru bicara Presiden dan Kepala Penasihat untuk Presiden Turki İbrahim Kalın.
Dalam pembicaraan itu, Andriy Yermak menyampaikan beberapa hal terkait kondisi di Ukraina. Kepada rekannya dari Turki ia memaparkan tentang situasi di garis depan dan perlawanan heroik rakyat Ukraina terhadap militer Rusia.
Kantor Presiden Ukraina dalam laman resminya mengatakan, secara terpisah, Andriy Yermak menyampaikan informasi tentang sulitnya situasi di kota Mariupol di wilayah Donetsk.
Selain diskusi terkait pengembangan sistem kamanan, Yermak mengatakan bahwa kedua belah pihak juga membahas berbagai masalah kerja sama bilateral Turki-Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy 5 April lalu menegaskan pentingnya membangun kemampuan mempertahankan diri. terkait konflik dengan negara tetangganya, Rusia, ia mengatakan bahwa meskipun kedua pihak menandatangani perjanjian keamanan paling kuat, Rusia tetap bisa kembali.
Ukraina dikatakan akan dibangun dengan kemampuan mempertahankan diri. Presiden Zelenskyy mengingatkan, Ukraina tidak bisa terus menerus berperang sementara negara lain berkembang. Setelah berakhirnya perang ini, masalah keamanan harus menjadi nomor satu di Ukraina. (hiu)
Wagub Sulsel Buka Seminar Edukasi Kaukus Perempuan Parlemen
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
Prabowo & Li Qiang Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok
Dunia Akui Ketahanan Pangan Indonesia, Kata Prabowo
Prabowo dan Hun Sen Bahas Perdamaian Kawasan di Istana Merdeka









