maiwanews – Dengan semakin banyaknya pengangguran di Jatim, beberapa langkah strategis telah dan akan dilaksanakan pemerintah. Di antaranya lewat peningkatan kompetensi SDM Jatim, baik lewat jalur pendidikan formal, pelatihan vokasi maupun lewat program pemagangan, dalam negeri maupun luar negeri.
Salah satu program pemagang yang akan dilaksanakan pemerintah yaitu dengan merekrut atau menyeleksi peserta pemagang ke Jepang. Selain program tersebut, penempatan tenaga kerja di sektor formal, dalam maupun diluar negeri merupakan salah satu langkah strategis juga.
Kadisnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo saat membuka pembukaan seleksi peserta magang Jepang di UPT BLK Singosari, menjelaskan, program pemagangan ini bukanlah berorientasi pada upah, namun bagian dari sistem pendidikan dan pelatihan kerja.
Himawan menjelaskan, yang dimaksud dengan pelatihan kerja dengan pola pemagangan luar negeri, yaitu upaya peningkatan kemampuan SDM dengan standar kompetensi industri multinasional.
Agar sekembalinya ke Indonesia kata dia, para peserta pemagangan bisa bersaing di pasar kerja global baik berwirausaha atau bekerja di perusahaan. Maka dengan itu ucapnya, peserta magangan harus menguasai sisi keilmuan maupun etos kerja dan produktivitasnya.
“Dengan adanya kegiatan magang ke Jepang, menambah kompetensi dan sebagai upaya mengurangi angka pengangguran. Diharapkan semua peserta mengikuti serangkain kegiatan proses seleksi dengan sungguh-sungguh, karena ini untuk kepentingan masa depan anda,” ujar Himawan, Senin (15/11/2021). (i)
Kapolri Perintahkan Kabareskrim Usut Teror ke Jurnalis Tempo
Donald Trump Umumkan Pengangkatan Pejabat Gedung Putih
Blinken Lakukan Perjalanan ke Republik Korea, Jepang, dan Prancis
Uni Eropa Selidiki TikTok Atas Dugaan Pelanggaran Terkait Pilpres Rumania
Dorong Kesadaran KI Untuk Pelajar, Kemenkumham Jatim Gelar DJKI Mengajar









