Wapres Mesir Ingin Demo Anti Mubarak Berakhir

No Mubarak - Egypt Uprising protest Melbourne 4 Feb 2011Demo anti Presiden Hosni Mubarak di Mesir oleh Wakil Presiden (Wapres) Omar Suleiman dianggap telah mengganggu kehidupan masyarakat sehari-hari.

Omar Suleiman mengatakan pemerintah tidak akan mentoleransi demonstrasi berkepanjangan di lapangan utama Kairo. Pada hari Selasa di tempat tersebut kembali berkumpul ratusan ribu orang dalam menuntut pengunduran diri Hosni Mubarak.

Kepada kantor berita Mesir (MENA) yang dikutip VOA, Omar Suleiman mengatakan krisis akibat demo anti Mubarak selama 15 hari di Tahrir Square harus segera diakhiri. Akibat aksi berkepanjangan warga Mesir ragu keluar rumah untuk bekerja. Wapres juga mengatakan pada redaktur bahwa media telah melakukan penghinaan pada Mesir, namun ia tidak menyebut nama-media tersebut.

Meski menginginkan demo segera berakhir, Sulaiman tidak ingin menghadapi masyarakat Mesir dengan cara kekerasan menggunakan polisi, ia lebih memilih jalur diplomasi lewat dialog dalam menghadapi tuntutan warga.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan ribu orang berdemo di Lapangan Tahrir pada hari Selasa. Mereka menuntut pengakhiran segera kekuasaan 30 tahun Mubarak.

Menanggapi protes tersebut Mubarak telah menyatakan tidak akan mencalonkan diri lagi untuk masa jabatan keenam dalam pemilu bulan September dan menawarkan konsesi politik lain, tetapi demonstran telah menolak berbagai rencana tersebut dengan menyebutnya sebagai janji-janji palsu.