WNI Korban Penembakan Colorado Dinyatakan Stabil

Anggiat Mora Situmeang (VoA)maiwanews – Dokter menyatakan Kondisi Rita Paulina Situmeang dan putranya Prodeo Et. Patria Situmeang sudah stabil meski masih memerlukan perawatan. Mereka merupakan dua dari tiga Warga Negara Indonesia (WNI) korban penembakan di bioskop di kota Aurora, Colorado, saat premier film Batman terbaru, The Dark Knight Rises.

Salah seorang lainnya, Anggiat Mora Situmeang, ayah dari Prodeo Et. Patria Situmeang dalam kondisi baik. Ia bahkan sudah diwawancarai oleh enam agen FBI sepanjang perawatan di rumah sakit.

Rita sudah keluar dari ruang operasi di Denver Health Medical Centre dan kondisinya dinyatakan stabil. Tim dokter berhasil membersihkan fragment (serpihan) peluru di lengan kiri dan kaki kirinya. Namun Rita masih memerlukan perawatan khusus untuk tulang siku. Tulang siku Rita mengalami luka parah dihantam peluru James Holmes, pelaku penembakan tersebut.

Sementara putra Anggiat dan Rita, Prodeo Et. Patria Situmeang, atau akrab dipanggil Patrick, sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit. Peluru masih bersarang di pinggang belakangnya, namun demi pertimbangan medis, tim dokter memutuskan tidak akan mengeluarkan peluru itu sekarang. Patrick, 14, tinggal menjalani pemulihan akibat luka dan traumanya saja. Saat ini Patrick memutuskan untuk berada di dekat ibundanya, Rita.

Menurut Anggiat, sejak insiden penembakan itu, Patrick, pelajar kelas 10 (1 SMA) memang selalu ingin berdekatan dengan ibundanya. Saat ini Patrick menolak dikembalikan ke rumah sakit tempatnya dirawat. Letak rumah sakit tempat Patrick dirawat berdekatan dengan Denver Health Medical Centre tempat ibu dan ayahnya dirawat. (aso/VoA)