25 Tahun SPIEF, akan Bahas Isu Politik dan Ekonomi global

maiwanews – Dalam rangka 25 tahun SPIEF, akan dihadirkan panel tentang isu-isu mendesak dalam politik dan ekonomi global. Pembahasan termasauk mengenai tantangan dan prospek kerja sama di bidang industri terkemuka.

SPIEF kali ini dibuka pada 15-18 Juni dengan slogan “Peluang Baru di Dunia Baru”. Akan ada serangkaian panel untuk memajukan hubungan bilateral antara lain dengan Mesir, China, dan negara-negara di Afrika dan Amerika Latin.

SPIEF adalah singkatan dari St Petersburg International Economic Forum (Forum Ekonomi Internasional St Petersburg). Telah diselenggarakan sejak tahun 1997, dan sejak tahun 2006 diselenggarakan di bawah naungan Presiden Federasi Rusia.

Akan ada juga interaksi dengan ASEAN (Association of Southeast Asian Nations), BRICS (Brazil, Russia, India, China, and South Africa), EAEU (Eurasian Economic Union), dan SCO (Shanghai Cooperation Organisation).

Forum ini akan mempertemukan banyak tamu asing. Diharapkan 135 negara bisa mengirim perwakilannya. Demikian disampaikan juru bicara Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) Rusia, Maria Zakharova, dalam pengarahan pers hari Rabu (15/06/2022).

Maria Zakharova menjelaskan, Menlu (Menteri Luar Negeri) Sergey Lavrov akan mengambil bagian dalam acara forum dan mengadakan pembicaraan bilateral dengan mitra asingnya di sela-sela forum.

Pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Kuba Ricardo Cabrisas, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez, Perdana Menteri Republik Afrika Tengah Felix Moloua, dan Perwakilan Khusus Nikaragua untuk Hubungan dengan Rusia Laureano Ortega, serta sejumlah tamu asing lainnya, telah dikonfirmasi.

Selain itu, Menlu Sergey Lavrov akan berbicara di panel Multi-Track Diplomacy pada tanggal 16 Juni dengan topik “Peran Alat Diplomatik Tradisional dan Baru dalam Mempromosikan Kepentingan Nasional Rusia”. Pidato tersebut akan disiarkan langsung di situs web Kementerian Luar Negeri dan akun media sosial. (hiu)