4 Tahun Blokade, Mesir Buka Perbatasan Jalur Gaza

Palestina-2-edSetelah kurang lebih 4 tahun diblokade, akhirnya pada tanggal 28 Mei 2011, Mesir membuka perbatasan di jalur Gaza. Masyarakat Palestina kini boleh menyeberang perbatasan, terutama bagi wanita, anak-anak, dan pria berusia di atas 40 tahun.

Setiap hari kecuali Jum’at dan hari raya nasional, perbatasan dibuka pada pukul 09.00 sampai 17.00 waktu setempat. Kebebasan melintas batas juga diberlakukan bagi pelajar Palestina dengan menunjukkan bukti afiliasi dengan lembaga pendidikan di Mesir.

Menteri Luar Negeri Mesir Nabil al-Arabi seperti dilaporkan Arab American mengatakan pembukaan perbatasan dilakukan untuk mengakhiri apa yang dia sebut sebagai “kerjasama memalukan” jika wilayah tersebut tetap diblokade.

Sementara Wakil Perdana Menteri Israel Silvan Shalom menyatakan kebijakan otorita Mesir membuka perbatasan dapat dimanfaatkan para teroris untuk menyelundupkan senjata. Sementara Faksi Palestina Fatah dan Hamas menyambut baik keputusan pemerintah Mesir. Negosiator Saeb Erakat mengatakan itu adalah satu langkah melonggarkan pengepungan di Jalur Gaza.

Sebagian besar perbatasan ditutup sejak Juni 2006. Saat itu Israel memberlakukan blokade ketat di Gaza setelah militan menculik tentara Israel Gilad Shalit, yang masih ditahan. Blokade itu diperketat setahun kemudian ketika Hamas menguasai wilayah ini, mereka mengusir pasukan yang setia kepada PA yang didukung Barat. (Foto: Moorenator)