maiwanews – Sebuah survei yang dilakukan oleh ABC News-Washington Post menunjukkan bahwa 60 persen warga Amerika meyakini perang di Afghanistan terlalu besar pengorbanan dan biayanya dibanding manfaat yang diperoleh.
Survei itu menunjukkan bahwa hanya 35 persen warga Amerika yakin bahwa perang yang sudah berlangsung 10 tahun itu masih perlu walaupun dengan biaya dan korban jiwa yang diderita cukup besar.
Untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir, kaum Republik yang disurvei terbagi dua dalam pendapat mengenai apakah perang itu dapat membenarkan biaya dan pengorbanan yang ditanggung Amerika.
Hasil survei juga menunjukkan, 54 persen dari semua warga Amerika menghendaki Amerika menarik pasukannya dari Afghanistan, meskipun tentara Afghanistan belum cukup terlatih untuk meneruskan perang. Tetapi, survei itu mendapati kira-kira enam dari 10 anggota partai Demokrat dan independen yang mendukung sikap ini, sementara hanya empat dari 10 kaum Republik yang mendukungnya.
Sementara itu, hanya 30 persen warga Amerika yakin bahwa sebagian besar warga Afghanistan mendukung keberadaan pasukan Amerika di negara mereka.
Amerika Serikat dan sekutunya NATO berencana menarik pasukan mereka dari Afghanistan sebelum akhir tahun 2014 dan menyerahkan operasi keamanan kepada tentara Afghanistan. (ylh/voa)
76 Personel Gabungan Cari Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak
Perundingan Dagang, Indonesia Tawarkan Solusi Saling Menguntungkan ke Amerika Serikat
Ukraina Tuding Tentara Rusia Luncurkan Rudal Balistik Setiap Hari
Menlu Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Korban Serangan Ukraina
Presiden Prabowo Terima Menlu Prancis, Tekankan Penguatan Kemitraan









