Tuban – Jerit tangis mewarnai santriwati Ponpes Putri Al Usman Desa Sendang Kecamatan Senori Tuban sekitar pukul 19.00 WIB tiba-tiba menjadi hiruk pikuk tat kala si jago merah melahap salah satu kamar santrinya.
Kebakaran diduga kuat akibat lilin di salah satu kamar santri yang terjatuh saat seluruh penghuni pondok putri saat itu para santri santriwati tengah melaksanakan sholat tarawih.
Salah satu saksi mata dari dalam pondok itu menyebutkan api muncul dari salah satu kamar santriwati yang bernama Hafidon (17) asal Bojonegoro. Gadis kecil itu saat terbakar kamarnya dia sedang mengikuti sholat berjamaah tarawih di Masjid pondok tersebut.
Dia sebelum berangkat mengikuti sholat tarawih tersebut menyalakan sebuah lilin di dekat tempat pakaian sebelum meninggalkan kamar sambil menyulut lilin
Api diketahui pertama kali oleh Ika Rahma (17), yang saat itu tidak ikut shalat karena sedang berhalangan. “Saya melihat kepulan asap berasal dari kamarnya. Ketika saya membuka pintu kamarnya terlihat api telah berkobar yang berasal dari pojok kamarnya,” tutur Ika.
Melihat api membesar Ika berteriak histeris sehingga membuat para santri sontak kaget dan berlarian menuju suaranya. Padahal saat itu semuanya sedang melaksanakan sholat tarawih buyar. “Padahal saat itu tinggal 4 rokaat terakhir,” ujar imamnya Sholat yang tak mau menyebutkan namanya.
Santri beserta pengurus pondok tersebut dibantu warga sekitar berusaha memadamkan api. Api baru padam setelah sekitar 1 jam kejadian.
“Kebakaran cepat merembet karena banyak pakaian dan juga barang lain yang mudah terbakar,” jelas Ika. memet
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
Porsche Tennis Grand Prix: Eva Lys Siap Tampilkan Performa Terbaik
Presiden Resmikan PP Perlindungan Anak
Presiden Luncurkan Danantara di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta
Porsche Indonesia Tandai '9-11' dengan Meluncurkan 911 Carrera-Baru









