maiwanews – Para penyidik Amerika telah memastikan bahwa kebakaran di lokasi pembanguan sebuah mesjid di negara bagian Tennessee, disengaja. Demikian VOANews memberitakan, Sabtu, 4 September 2010.
Peralatan konstruksi di Pusat Kegiatan Islam Murfreesboro rusak akibat kebakaran pekan lalu. Para petugas tanggap darurat mengataan tercium bau bahan bakar diesel di lokasi itu.
Pihak berwenang federal mengatakan Jumat, mereka belum dapat memastikan apakah aksi pembakaran itu merupakan kejahatan dengan motif kebencian. Mereka menawarkan imbalan 20 ribu dolar bagi informasi yang menghasilkan penangkapan pelaku.
Namun akibat aksi pembakaran Sabtu, 28 Agustus 2010 pagi waktu setempat itu, kontan membuat takut masyarakat Muslim yang tinggal di kota tersebut.
”Semua orang (Muslim) di komunitas kita tidak lagi merasa aman,” kata juru bicara Islamic Center itu, Camie Ayash, kepada Daily News Journal, Ahad, 29 Agustus 2010 seperti dikutip dari fiqhislam.com.
Sebelumnya, tanda penunjuk area pembangunan Islamic Center itu sudah dua kali dirusak dalam beberapa bulan terakhir. Upaya membakar konstruksi Islamic Center itu telah menjadikan ancaman yang lebih berbahaya.
Islamic Center itu direncanakan akan dibangun dengan terdiri dari sebuah mesjid, fasilitas olahraga, gedung serba guna, paviliun, dan kompleks makam untuk melayani sekitar 250 keluarga Muslim di sana.
Rencana itu menimbulkan perdebatan sengit di kalangan masyarakat, sama seperti yang terjadi dengan rencana pembangunan pusat kegiatan Islam dekat lokasi serangan teroris 11 September 2001 di kota New York.
Kelompok yang menentang Islamic Center itu beralasan, pembangunan gedung itu telah menggangu lalu lintas. Bahkan ada dari mereka yang menolak dengan alasan maejid itu nantinya akan menjadi surga bagi teroris.
Insiden pembakaran Islamic Center yang rencananya akan berdiri di dekat sebuah gereja Baptis itu, menambah panjang daftar intimidasi terhadap masyarakat Muslim setempat yang berniat membangun Islamic Center.









