maiwanews – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat mengatakan, penyebab meninggalnya dua anggota tim warranty pesawat sukhoi asal Rusia karena mengkonsumsi minuman keras secara berlebihan.
Menurut Imam, minuman keras yang dikonsumsi mereka dibawa dari Rusia. Minuman tersebut kata KSAU lagi, dibawa dari Rusia, dan kemungkinan dioplos.
“Laporan dari komandan yang bersangkutan penyebab kematian mereka karena minum minuman keras secara berlebihan,” kata Imam di Jakarta, Senin, 13 September 2010.
Imam menjelaskan, untuk menghormati yang meninggal itu, Latihan Puncak TNI AU Angkasa Yudha 2010 yang sedianya digelar pada 14-15 September ditunda. “Kita tepo seliro sama orang Rusia,” kata Imam.
Namun Imam Sufaat menambahkan, kehilangan personil itu diharapkan tidak banyak berpengaruh pada kerja tim dalam merakit jet tenpur Sukhoi. “Yang jelas pesawat dijadwalkan siap pada 5 Oktober,” katanya.
Semetara itu, diperoleh kabar bahwa jumlah teknisi perakit Sukhoi asal Rusia yang meninggal menjadi tiga orang, setelah Victor Savanoc yang sebelumnya dirawat di RS Stella Maris Makassar juga tak dapat diselamatkan.
Ketiga yang meninggal itu yakni Savanoc, Alexander dan Voronim, merupakan tim perakit jet Sukhoi SU 27 SKM yang dipesan TNI AU dari Rusia. Sebanyak 20 orang tim teknisi dan tim warranty jet Sukhoi asal Rusia yang akan bertugas selama setahun di Makassar.
Sebelumnya, Alexander ditemukan tewas di Mess Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, sementara Voronim meninggal sesaat setelah tiba di RS Stella Maris. Terakhir, Savanoc meninggal di RS yang sama, Senin sekitar pukul 23.00 wita.
Menlu Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Korban Serangan Ukraina
Trump Ancam Sanksi Jika Rusia Enggan Rundingkan Ukraina
Jubir Kemenlu Rusia Tanggapi Serangan Pesawat Nirawak Ukraina
Lavrov: Rusia Ingin Hubungan Normal dengan Amerika Serikat
Polisi Sebut Pelaku Pembunuhan di Cileungsi Alami Gangguan Jiwa









