maiwanews – Korban tewas terus bertambah akibat tabrakan Kereta Api (KA) Senja Utama dengan Argo Anggrek di lintasan Desa Jatimulyo, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu, 2 Oktober 2010.
Saai ini, setidaknya tercatat 26 orang telah meninggal dunia akibat tabrakan yang terjadi ukul 03.00 WIB itu. 18 orang tewas diantaranya disemayamkan di Rumah Sakit Hasyim Ashari Pemalang.
“Sampai sekarang ada 26 yang meninggal,” kata Kepala Kepolisian Resor Pemalang, AKBP Sofyan Nugroho, di lokasi, Pemalang, Jawa tengah, Sabtu, 2 Oktober 2010.
Seperti diketahui, KA Senja Utama jurusan Jakarta Semarang ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta Surabaya di stasiun Petarukan Pemalang.
Saat itu, KA Senja Utama sedang berhenti lalu ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek yang semestinya berhenti, namun justru sedang melaju.
Akibat tabrakan itu, sedikitnya tiga gerbong terakhir KA Senja Utama yakni gerbong 7,8 dan 9 hancur. Sebagian besar korban yang luka maupun meninggal diakibatkan karena terjepit besi kereta api.
Korban tewas diperkirakan akan bertambah, mengingat sebagian korban masih terjepit di gerbong yang hacur. Evakuasi korban berjalan lambat karena minimnya peralatan.
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Shahid Rajaei Iran Tewaskan 25 Orang
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia
Tim SAR Ditpolsatwa Baharkam Polri Bantu Korban Gempa Myanmar
Tim Aju Bantuan Kemanusiaan TNI Berangkat ke Myanmar









