maiwanews – Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mengatakan, salah satu alasan mengapa kasus mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan tidak kunjung dibuka karena dikhawatirkan mengancam keutuhan republik.
Alasan tersebut disampaikan Benny menirukan ucapan Bambang Hendarso Danuri (BHD) kepada Benny, ketika BHD masih menjabat sebagai orang nomor sati di Kepolisian Indonesia.
“Kapolri waktu itu BHD saya tanya kenapa tidak berani mengungkap kasus Gayus. Jawabannya kalau kasus ini diungkap akan menggoyang republik ini,” kata Benny kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 10 Januari 2011.
Politisi Partai Demokrat (PD) itu menjelaskan, saat itu BHD khawatir jika pengungkapan kasus Gayus Tambunan akan mengganggu stabilitas politik dan ekonomi. Alasannya, kasus mafia hukum dan mafia pajak tersebut menyangkut grup perusahaan besar.
Apalagi, kata Benny, kasus yang menghebohkan itu melibatkan perusahaan-perusahaan yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tapi juga kuat secara politik. Dikatakan Benny, karenanya Polisi jadi takut mengungkapnya secara tuntas.
Meski begitu, Benny mengatakan, Komisi III DPR punya komitmen untuk mengawal menuntaskan kasus Gayus. Karena menurutnya, kasus yang melibatkan oknum kepolisian, jaksa, hakim dan pengacara itu, merupakan kejahatan yang luar biasa.









