Setelah mendapat kecaman dari beberapa negara akibat penggunaan kekerasan dalam menangani demonstran, kini Libya pimpinan Muammar Gaddafi menghadapi ancaman sanksi dari Uni Eropa.
Presiden Perancis Nicolas Sarkozy Rabu pagi mendesak Uni Eropa untuk menetapkan sanksi konkrit terhadap Libya. Menurutut Sarkozy para pelaku tindak kekerasan di Libya harus tahu bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi atas tindakan-tindakannya.
Senada dengan Sarkozy, Presiden Dewan Eropa Herman Von Rompuy hari Rabu mengecam apa yang disebutnya kekerasan, agresi dan intimidasi terhadap para pengunjukrasa Libya. Ia menghimbau langkah-langkah untuk mengakhiri penggunaan kekerasan.
Sedangkan Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan ia ingin melihat resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengecam penggunaan kekerasan oleh Libya pada para demonstran. Dalam pertemuan hari Selasa, Dewan Keamanan PBB menunjukkan keprihatinan mendalam atas penumpasan oleh Presiden Moammar Gaddafi. (voa/aso)









