Dalam sebuah pertemuan, pejabat senior Libya menyampaikan pada diplomat Amerika Serikat bahwa beberapa reporter dari CNN, BBC Arab dan Al Arabiya diberi izin ke negera itu untuk melakukan peliputan. Demikian disampaikan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat kepada pers 24 Februari 2011.
Lebih lanjut dikatakan pejabat senior itu menginformasikan bahwa beberapa wartawan telah memasuki negara itu secara ilegal, menurutnya kemungkinan wartawan itu memiliki hubungan dengan Al Qaeda.
Pemerintah Libya menyatakan pihaknya tidak bertanggung jawab atas keselamatan wartawan tersebut. Bagi semua wartawan asing yang sudah berada di Libya dan bukan bagian dari tim yang disetujui, diharap agar segera bergabung dengan tim tersebut.
Wartawan yang memasuki wilayah Libya tanpa izin dicap sebagai bagian dari teroris dan akan ditangkap jika ketahuan.
Prabowo Akan Terima Kunjungan Resmi Albanese
Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya Gagalkan Dua Aksi Tawuran di Jakarta Timur
Musim Ketiga Porsche Sprint Challenge Indonesia Dibuka di Sepang
Presiden Resmikan PP Perlindungan Anak
Presiden dan Menhan AS Umumkan Platform Jet Tempur Generasi Berikutnya









