Pertamina: Gempa 7,1 SR Cilacap tak Ganggu Kilang

logo pertaminamaiwanews – Gempa bumi berkekuatan 7,1 SR mengguncang kawasan Cilacap, Jawa Tengah sekitar pukul 03.06 WIB, Senin, 4 April 2011. Namun gempa itu tidak mempengaruhi operasional dan peralatan-peralatan Pertamina Ciacap.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Vice President  Corporate Communication PT Pertamina, Mochamad Harun dalam rilisnya, Senin 4 April 2011 terkait terjadinya gempa 7,1 pada Skala Richter.

Seperti diberitakan, gempa yang berada di kedalaman 10 km di bawah permukaan laut itu dikhawatirkan berpotensi menimbulkan gelombang tsumani sehingga dapat memengaruhi operasional kilang di Cilacap yang hingga kini masih terbakar.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) edisi Senin, 4 April 2011, gempa berlokasi di 293 km Barat Daya Cilacap atau 10.01 Lintang Selatan (LS) dan 107.69 Bujur Timur (BT).

Akibat gempa yang cukup kuat lalu disusul dengan peringatan kemungkinan akan terjadinya tsunami itu membuat sebagian besar warga di sekitar pesisir kawasan Cilacap, mengungsi. Namun tsunami ternyata tidak terjadi.

Pada pukul 4.45 WIB, atau 1,5 jam setelah gempa terjadi pukul 03.06 WIB, BMKG secara resmi mecabut peringatan dini potensi tsunami pascagempa 7,1 SR yang melanda Cilacap, Jawa Tengah.