Kementerian ESDM-MUI Sosialisasi Budaya Hemat Energi

energyDidampingi beberapa pejabat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh, Senin, 27 Juni 2011 pukul 15.00-16.00 WIB di Kantor KESDM Jakarta menerima kunjungan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Rombongan MUI dipimpin K.H.Makruf Amien, Ketua MUI yang juga menjadi Penasehat Presiden SBY. Amien hadir didampingi pengurus MUI lainnya, mereka masing-masing adalah Drs.H. Amidhan (Ketua), KH. Hafidz Usman (Ketua), Drs.H.M. Ichwan Sam (Sekretaris Jenderal), Drs.H. Natsir Zubaidi (Wakil Sekjen), Dr.Ir.H. Nadratuzzaman Hsen, M.Si. (Bendahara), Ir.H. Hayu Susilo Prabowo, M.Hum. (Ketua Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam MUI), Ir.HJ. Rahimi Duriyat (Wakil Ketua PLH-MUI), PROF.DR.H. Hasanuddin AF. (Ketua Komisi Fatwa) dan DR.H. Asrorun Ni’am, MA (Sekretaris Komisi Fatwa).

Dalam rilis resmi KESDM diutarakan bahwa kedatangan rombongan Pengurus MUI Pusat, selain menjalin silaturahim dengan Menteri ESDM, memberikan dukungan moril kepada Menteri ESDM untuk terus meningkatkan peran strategisnya dalam pemanfaatan energi dan sumber daya mineral demi kemakmuran dan kemaslahatan bangsa dan negara sebagai sebuah amanah mulia.

MUI juga menyampaikan ajakan dan pengajuan program kerjasama dalam upaya mengembangkan budaya hemat energi, membangun kesadaran bersama secara nasional untuk mendorong kesadaran para pemimpin umat dan umat secara umum serta untuk ikut berpartisipasi sebagai pemberi solusi atas segala usaha menegakkan perilaku dan budaya hemat energi.

Untuk itu, MUI telah mengeluarkan Fatwa dan Taushiyah Hemat Energi terbaru yang berisi panduan dan pedoman bagi umat Islam dan masyarakat dalam mengamalkan ajaran agama yang pada prinsipnya amat menjunjung tinggi pemanfaatan energi dan sumber dalam dengan cara memuliakannnya.

MUI mengajak Kementerian ESDM untuk bersama-sama para tokoh dan pemimpin agama dalam mensosialisasikan bimbingan dan nasehat moral para pemimpin umat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membudayakan hemat energi melalui Pimpinan dan lembaga keagamaan seperti masjid, pesantren, majlis taklim hingga lembaga pendidikan secara nasional.

Beberapa program aksi yang secara nyata dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang yang diajukan antara lain : Program Gerakan Nasional Eco Masjid dan Eco Pesantren. MUI juga telah menyiakan beberapa pilot project bagi pengembangan Energi Terbarukan di Pesantren dan Pedesaan. Sebagai puncak kegiatannya MUI akan menggelar Muktamar Pondok Pesantren se-Indonesia dengan tema Peranan Pondok Pesantren dan Lembaga Pendidikan dalam Upaya Hemat Energi dan Pengembangan Energi Terbarukan. (Foto: Keith Evans)