Indonesia-Jepang Laksanakan Program JENESYS 2011

jenesysPemerintah Jepang dan Indonesia kembali menyukseskan program Japan East Asia Network of Exchange for Students and Youths (JENESYS). Kegiatan itu merupakan salah satu upaya membangun solidaritas di Asia Timur.

Pemerintah Jepang dikoordinasikan oleh Japan International Cooperation Center (JICE), sedangkan pemerintah Indonesia dikoordinasikan Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda sebagai focal point pada forum ASEAN Senior Official Meeting in Youth (ASEAN-SOMY) dan didukung oleh Kementerian Luar Negeri c.q Direktorat Kerjasama Fungsional ASEAN, Kementerian Pendidikan Nasional, selaku pelaksana tehnis.

Sebanyak 270 siswa sekolah menengah Indonesia, telah melakukan kunjungan ke Jepang yang terbagi dalam 3 (tiga) tahap, pertama pada tanggal 21 Juni – 29 Juni 2011, kemudian tahap keuda pada 28 Juni – 6 Juli 2011, dan tahap ketiga pada tanggal 5 Juli – 13 Juli 2011.

Sebelum berangkat, rombongan siswa sekolah menengah tersebut terlebih dahulu megnikuti program pembekalan (pre-departure training). Pembekalan ini dilaksanakan oleh JICE, Kemenpora, Kemlu dan Kemdiknas selama 1 (satu) hari di Hotel Sultan, Jakarta. Pembekalan tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai program JENESYS secara keseluruhan selama di Jepang.

Pada Upacara Keberangkatan (Departure Ceremony) untuk Tahap II turut hadir Duta besar jepang untuk Indonesia dan para pejabat Kemlu, kemenpora serta Kemdiknas. Pada kata sambutannya, Duta Besar Jepang mengharapkan program JENESYS dapat menjadi landasan kuat bagi terciptanya hubungan kerjasama yang erat diantara para remaja sebagai generasi penerus. Dimana para remaja akan berperan penting di negara-negara Asia Timur di masa datang.

Selama 9 (sembilan) hari kunjungan di Jepang, para peserta yang telah terpilih berdasarkan salah satu kategori yakni pelajar yang mempelajari bahasa Jepang, Jurusan Iptek, pelajar pesantren dan paskibra ini, dibagi ke dalam beberapa kelompok dimana setiap kelompok yang berkesempatan berkunjung ke salah satu prefektur antara lain Prefektur Osaka, Gifu, Nara, Hyogo, Hiroshima, Kyoto, Saga, Shiga, Ehime, Okinawa, dan Hokkaido.

Kegiatan diisi dengan memperdalam pemahamam mengenai Jepang, kunjungan-kunjungan (ke sekolah, pusat penelitian, museum, dan peninggalan budaya), interaksi dengan remaja Jepang melalui diskusi dan melihat serta merasakan langsung budaya Jepang melalui homestay.

Program ini, telah memasuki tahun keempat dan tahun depan, 2012, merupakan tahun terakhir pelaksanaan program JENESYS, dan diharapkan nantinya akan ada JENESYS fase kedua.

Seusai program dan sekembalinya ke tanah air, peserta diharapkan membuat makalah mengenai kunjungannya selama 9 (sembilan) di Jepang, dan bagi peserta yang telah memenuhi tugasnya akan diberikan sertifikat oleh JICE. (KFA ASEAN/Kemlu/aso)