Petugas Polkamhut Dibacok di Tengah Hutan

KORBAN PEMBACOKAN-1TUBAN – Area hutan di wilayah KPH Jatirogo terus memanas. Menyusul operasi wana lestari yang digelar beberapa hari lalu dan berakhir ricuh serta tak mencapai target tersangka atau barang bukti, kini seorang petugas polisi keamanan hutan (polkamhut) jadi sasaran pembacokan di tengah hutan.

Dikan, 40, yang tengah melakukan patroli dibacok senjata tajam hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Lelaki yang telah mengenal betul seluk beluk hutan di wilayah KPH Jatirogo ini, lengah juga pada Rabu malam lalu. Dia dibacok dengan senjata tajam oleh Rusdiono, 34, warga Dusun Blimbing, Desa Demit, Kecamatan Jatirogo, di petak 11 f, RPH Bangsri, BKPH Sekaran.

“Pak Dikan mengalami luka serius di lengan dan kedua jarinya. Bahkan, tangan sebelah kanan hampir putus. Yang bersangkutan langsung kami larikan ke RSU Aisiyah Bojonegoro, atas rujukan petugas medis di Kecamatan Jatirogo ,” kata salah Asper BKPH Sekaran, Teguh Yulianggoro, Senin (01/08/2011).

Kapolsek Jatirogo, AKP, Noor Chozin, menyatakan kejadian tersebut berawal ketika Dikan sepulang dari rumah dinas Asper Sekaran menyempatkan mampir ke pos Kamhut di petak 11 tersebut.

Namun, naas saat mendengar suara pohon jati roboh Dikan menghampirinya. Tetapi, 4 orang yang diduga pelaku pencurian lari ke arah utara. Begitu dikejar dan salah satunya mengaku bernama Rusdionolangsung menghantamkan sajamnya ke arah Dikan.

Karena takut mengenai wajahnya, Dikan menangkisnya dengan senter yang dibawanya. Nahas menimpa Dikan. Dalam kegelapan malam, sabetan senjata tajam berkali-kali, salah satunya, membuat dua jemarinya hamper putus.

Hari-hari ini, ayah kandung dari pelaku pembacokan manjalani pemeriksaan di polsek setempat. Dia mengakui kalau kayu 2 batang yang di dalam rumahnya adalah hasil jarahan Rusdiono. (met/gregory)