Untuk membantu Polda Maluku mengamankan kerusuhan di Ambon, pihak kepolisian mengirim 200 personel Brimob dari Makassar. Pemberangkatan dilepas Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Syahrul Mamma di Mako Brimob Pabaeng-baeng Minggu 11 September 2011.
Dalam pidatonya Wakapolda berpesan agar para anggota Brimob bersikap netral, tidak boleh memihak pada salah satu pihak dan senantiasa menjaga nama baik Polisi.
Saat ini keamanan masih berada di bawah kendali Kapolda. Kondisi terkini di Ambon sudah mulai kondusif, namun polisi tetap berjaga-jaga terutama di beberapa titik rawan akan kerusuhan tidak kembali terjadi apalagi sampai meluas.
Siang tadi sempat terjadi bentrokan dua kelompok di Ambon yang dipicu isu kematian seorang tukang ojek Darvin Daimen asal Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe akibat ditikam salah satu kelompok. Isu tersebut semakin cepat tersebar melalui pesan singkat (SMS).
Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam Minggu 11 September 2011 telah menegaskan bahwa kematian Darvin murni kecelakaan.
Lantamal VI Gelar RAPJ TB 2024 Puskopal Armada II Makassar
Appi-Aliyah Dorong Sekolah Unggulan, Jadi Percontohan di Makassar
Polisi Kerahkan 1.172 Personel Amankan Sidang Putusan Dismissal Pilkada 2024
Amerika Kenakan Tarif Tambahan 25 Persen atas Barang Impor dari Kanada
Danny Pomanto Hadiri Perayaan Natal Klasis Makassar,









