Asper Sekaran dan Masyarakat Gelar Aksi Tanam Ribuan Trembesi

AKSI TANAM TREMBESITUBAN – Dalam sepekan ini, banyak tokoh masyarakat Desa Kedungmakam, Demit, Sekaran dan beberapa desa lainnya, Kecamatan Jatirogo, rame-rame bergerak meminta serta mengusulkan pemintaan bibit apa saja ke kantor Perum Perhutani KPH Jatirogo, melalui kantor BKPH Sekaran.

“Fungsi meminta bibit ini akan dan sedang kami tanam di beberapa sumber mata air yang dulunya memang berfungsi untuk menyerap dan menyimpan air dari manapun. Saya dan teman-teman dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan terinspirasi tulus dan suka rela ingin menyelamatkan sumber mata air di Jatirogo, ” ujar Franky (43) pemerhati lingkungan dari LSM AMPDH (Aliansi Masyarakat Peduli dan Hutan), asal desa Kedungmakam.

Kata pria yang kesehariannya juga sebagai Ketua Tim motivator kepedulian masyarakat desa sekitar hutan Jatirogo ini mengatakan bahwa untuk kebutuhan bibitnya untuk kegiatan ini telah disanggupi oleh Asper BKPH Sekaran sebanyak 19500 bibit tanaman konvensial, Trembesi.

“Sebelumnya hal ini telah disampaikan secara lisan oleh pak Franky sejak dua minggu sebelumnya. Kemudian atas ijin dari Bapak Administratur KPH Jatirogo, kami ditugaskan untuk menyiapkan untuk kebutuhan mereka,” papar Teguh Yuli Anggoro, Shut. Asper BKPH Sekaran saat dikonfirmasi, Minggu, (27/11) di lokasi penanaman di situs Grumbul Wayangan, Desa Kedungmakam.

Sebanyak 500 orang lebih mulai Minggu pagi, kelompok yang terdiri dari warga dua desa, Sekaran dan Kedungmakam, beberapa petugas dari Perhutani serta beberapa dari karyawan Kecamatan Jatirogo dan dua Kades desa tersebut, rame rame ambil bagian melakukan penanam sekitar 1500 bibit tanaman jenis Trembesi ini.

“Aksi ini sangat menyentuh warga setempat. Mereka dengan suka rela ambil bagian gotong royong hingga sore nanti kami perkirakan sudah rampung,” kata Suyono (39), Kades Kedungmakam, di lokasi,

Menurut keterangan Teguh, mengatakan aksi ini akan dilanjutkan masih di beberapa tempat.

“Masih ada sepuluh titik (red sumber mata air) yang akan mereka tanami. Dan ini sesuai data jumlah permintaan untuk kebutuhan mereka di kantor kami,” jelas Teguh. (LEA).