KMPK-MRB: Penolakan Best Western Murni Gerakan Moral

Penolakan berbagai elemen masyarakat terhadap rencana pembangunan pembangunan mall dan hotel di sekitar Masjid Raya Baiturrahman murni gerakan moral masyarakat Aceh.

Penolakan Koalisi Masyarakat Peduli Kawasan Masjid Raya Baiturrahman (KMPK-MRB) tersebut bukan gerakan politik dan tidak ada kaitannya dengan proses Pilkada yang sedang berlangsung di Aceh. Demikian disampaikan juru bicara KMPK-MRB 15 Januari 2012 pada maiwanews.Koalisi masyarakat itu juga menyatakan dukungannya terhadap walikota yang tidang menerbitkan izin mendirikan bangunan (IMB) terhadap pembangunan Mall dan Hotel Best Western di sekitar Masjid Raya Baiturrahman. Kepada Pimpinan DPRK Banda Aceh, koalisi menuntut untuk mencabut surat persetujuan dan rekomendasi terhadap pembangunan mall dan hotel tersebut.

Pemerintah juga disarankan menjadikan kawasan tersebut sebagai Ruang Terbuka Hijau di Kota Banda Aceh yang saat ini baru mencapai 2,64%. Padahal menurut UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 32/2009, Ruang Terbuka Hijau harus mencapai minimal 30%. Atau wilayah itu bagus juga dikembangkan sebagai pusat peradaban Islam yang berdekatan langsung dengan Masjid Raya Baiturrahman, sehingga akan mendukung Banda Aceh sebagai Kota Bersejarah dan Bandar wisata Islami.