maiwanews – Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) mengatakan Cina membantu Korea Utara (Korut) dalam program rudalnya. Pernyataan Panetta itu disampaikan hari Kamis 19 April 2012 dalam sidang dengar pendapat di Kongres. Sidang itu membahas bantuan Cina terhadap program rudal Korea Utara melalui perdagangan dan pertukaran teknologi.
Majalah ‘Jane’s Defense Weekly’ memuat laporan Panetta mengenai adanya kesamaan pada salah satu kendaraan pembawa membawa rudal saat parade militer Korea Utara baru-baru ini dengan kendaraan rancangan dan buatan Cina. Hal ini dikatakan merupakan pelanggaran terhadap resolusi 1874 berisi larangan untuk memberi bantuan persenjataan, uang, pelatihan atau bantuan lainnya kepada Pyongyang.
Jurubicara Kementerian Luar Negeri Cina, Liu Weimin, membantah tudingan itu dan menyatakan Beijing tidak melakukan kesalahan apapun sehubungan dengan kendaraan tersebut.
Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika, Mark Toner, mengatakan bahwa Washington tidak mengetahui indikasi apapun terkait pelanggaran Cina terhadap embargo
senjata PBB tersebut.
Sementara kantor berita resmi Korut hari Kamis melaporkan bahwa pejabat badan antariksa menyatakan Pyongyang tetap akan meluncurkan roket untuk menempatkan satelit cuaca di orbit. Pernyataan itu dikeluarkan beberapa hari setelah Dewan Keamanan PBB mengutuk peluncuran roke Korsel dan mengancam akan menjatuhkan sanksi lebih berat. (aso/VoA)
AS-Rusia Bahas Upaya Perdamaian di Ukraina
Jelang Pelantikan Trump, Pengamanan Luar Gedung Kongres Makin Ketat
AS Sanksi Pemberi Dukungan Finansial, Militer, dan Pengadaan ke Korut
Kalaksa BPBD Jatim Tinjau Wilayah dan Serahkan Bantuan Terdampak Banjir Bandang Blitar
Google Teken Kesepakatan Energi Nuklir dengan Kairos









