maiwanews – Pelaku penembakan terhadap satpam Institut Pertanian Bogor (IPB) adalah anggota jaringan curanmor. Polisi telah berhasil menangkap MH dan adiknya, AS, sementara seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Menurut Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, dalam keterangan persnya Jum’at 1 Juni 2012, pelaku menembak dua orang satpam IPB, masing-masing adalah Supriatna dan Suhardi. Para pelaku dipergoki satpam saat melakukan aksinya di Masjid Al-Hurriyah 25 Mei lalu.
MH dan AS dikatakan mengaku telah 12 kali melakukan pencurian motor. Saat penembakan, mereka menggunakan motor curian dari Alfamidi Bogor. Polisi mengamankan barang bukti berupa Motor Vario bernomor polisi B 9635 AQ hasil curian di Alfamidi Bogor, Motor Mio bernopol F 2761 VE hasil curian di Jalan Raya Banteng, dua buah jaket, dua buah helm, pecahan kaca spion, beberapa kunci T, pistol, selongsong, dan proyektil.
Saat ini polisi masih mengejar pelaku lainnya dan menyelidiki dari mana asal senjata api milik pelaku penembakan tersebut. Polisi juga sedang menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
Ketua Dekranasda Makassar Perkenalkan Baju Bodo, Ajang Promosi Warisan Budaya
Appi Beberkan Rencana Pembangunan Stadion Hingga Keselamatan Transporasi
Presiden Resmikan PP Perlindungan Anak
Kapolri Perintahkan Kabareskrim Usut Teror ke Jurnalis Tempo
Zelenskyy Sebut akan Ada Diplomasi Perdamaian Ukraina-Rusia









