
James Holmes tampil di ruang sidang Arapahoe County Justice Centre, di pengadilan Aurora, Colorado. Dalam ruang sidang dia tidak menunjukkan emosi apapun, bahkan beberapa saat tampak mengantuk. Ia juga tidak berbicara dan hanya menatap lantai atau melihat langsung ke arah hakim.
Kandidat doktor bidang neuroscience di Universitas Colorado tersebut dituduh melakukan penembakan saat pemutaran perdana film Batman – The Dark Knight Rises Jum’at dini hari lalu, di bioskop di kota Aurora – Colorado. Lima keluarga korban ikut menghadiri sidang pra pengadilan pertama Senin pagi, termasuk Anggiat Mora Situmeang, salah seorang WNI korban luka-luka terkena serpihan lantai.
Anggiat datang sendiri karena istrinya, Rita Paulina Situmeang, masih dirawat di Denver Health Medical Center pasca operasi pengambilan serpihan peluru, sementara putranya Prodeo Et. Patria Situmeang tidak hadir karena masih trauma. Istri dan anak Anggiat juga menjadi korban penembakan di bioskop di kota Aurora-Colorado. Namun Anggiat tidak melihat langsung proses sidang, ia ia melihat melalui televisi di ruangan sebelah.
James Holmes rencananya akan dihadapkan kembali ke muka sidang minggu depan, untuk mendengar dakwaan resmi. Kantor kejaksaan mengatakan sedang mempertimbangkan tuntutan hukuman mati. (aso/VoA)
76 Personel Gabungan Cari Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak
Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Danlantamal VI kenalkan alutsista AL ke santri Madinah
Porsche Tennis Grand Prix: Pegula, Gauff, dan Paolini Lolos ke Perempat Final









