Partai Politik Jepang Mulai Umumkan Janji Kampanye

maiwanews – Jelang pemilu Majelis Rendah, partai-partai politik Jepang diperkirakan akan mengumumkan janji kampanye selambatlambatnya akhir pekan ini. Kampanye resmi sendiri dimulai pada tanggal 4 Desember mendatang.

Partai oposisi terbesar, Partai Demokratik Liberal, pekan lalu telah menyampaikan janji-janji kampanye mereka. Diantaranya termasuk langkah berani untuk melakukan pelonggaran moneter guna mengakhiri deflasi dan apresiasi yen, dengan target merevisi undang-undang Bank Sentral Jepang.

Sementara partai berkuasa, Partai Demokratik berencana mengumumkan manifesto kampanye mereka pada Selasa besok. Mereka mengatakan akan mengupayakan cara-cara menutup seluruh PLTN di Jepang hingga tahun 2030.

Masalah-masalah utama untuk pemilu 16 Desember diperkirakan akan mencakup langkah stimulus moneter dan kebijakan energi terkait energi nuklir. Kemungkinan partisipasi Jepang dalam pembicaraan perdagangan bebas Kemitraan Trans-Pasifik, diplomasi dan keamanan di tengah memburuknya hubungan dengan Cina dan Korea Selatan juga akan menjadi pusat perhatian.

Dua partai oposisi minoritas diperkirakan akan membentuk aliansi. Perwakilan Akiko Kamei mengumumkan bahwa Partai Angin Hijau-nya mungkin akan bergabung dengan Partai Keutamaan Rakyat dalam pemilu mendatang. Kedua partai juga mengupayakan kerja sama Gubernur Yukiko Kada dari Provinsi Shiga. Mereka ingin menggabungkan semua kekuatan politik penentang penggunaan tenaga nuklir.

Sebagian anggota partai menyatakan, jika Kada membentuk partai baru maka mereka akan bergabung dengan partai itu. Kamei mengungkapkan bahwa Partai Angin Hijau dan Keutamaan Rakyat mencari cara untuk bekerja sama dalam pemilu, seraya tetap menjadi dua partai berbeda. (aso/NHK | Gambar ilustrasi oleh Lumaxart/Scott Maxwell)