Susno Pernah Dinonjobkan Karena Usut Kaus Uang Palsu

Susno Duadji di DPRSurabaya – Susno Duadji ternyata pernah dinonjobkan karena menolak perintah untuk menghentikan kasus uang palsu yang melibatkan dua jenderal TNI ketika Susno menjabat sebagai Wakapolwiltabes Surabaya.

Menurut penulis buku “Bukan Testimoni Susno” IzHarry Agusjaya Moenzir, bahkan ketika menjadi Kapolda Jawa Barat, Susno pernah ditawari Rp 10 miliar dari kasus minuman keras.

“Pak Susno bilang setoran (Rp 10 miliar-red) itu masih dari satu kasus, padahal di kepolisian banyak yang semacam itu. Masih ada kasus judi, VCD bajakan, prostitusi, dan banyak setoran dari dunia kejahatan lainnya,” kata Izharry.

Hal tersebut diunggkapkan Izharry Agusjaya Moenzir dalam acara bedah buku Bukan Testimoni Susno dalam rangka Kompas Gramedia Fair 2010 di Surabaya, Minggu, 4 April 2010.

Pengakuan itu seolah membantah tuduhan kubu Polri yang sering dilontarkan Staf Ahli dan Staf Khusus Kapolri bahwa Sosno justru tidak lakukan apapun dalam memberantas korupsi ketika masih memegang jabatan.

Dalam bedah buku itu, Susno tidak sempat hadir, namun pemandu acara dan tiga warga Surabaya peserta bedah buku melakukan wawancara via telepon dengan Susno Duadji.