Bakrie 7 Kuasai Perdagangan di Lantai Bursa

Logo Bakrie BrotherJakarta – Setelah vakum selama beberapa pekan terakhir, saham-saham Bakrie 7 akhirnya kembali bangkit dan langsung menguasai lantai bursa pada perdagangan hari ini (Selasa 6 April 2010).

Saat hampir seluruh saham-saham unggulan mengalami tekanan jual, saham-saham Bakrie 7 justru meningkat drastis pada perdagangan hari ini. Meskipun tidak sebesar dulu, namun Bakrie 7 tampaknya mulai menunjukkan giginya lagi di lantai bursa. Total Kenaikan pendapatan Bakrie 7 sebesar 4,61% disertai penyusutan rugi bersih sebesar 93,01% memberikan sentimen positif.

Total volume perdagangan saham Bakrie 7 hari ini mencapai 4,828 miliar saham atau setara dengan 47,81% dari total saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 10,089 miliar saham dengan total nilai perdagangan mencapai Rp 1,948 triliun, atau sekitar 29,18% dari total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp 6,675 triliun.

Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) hari ini juga naik Rp 250 (10,86%) ke level Rp 2.550 dengan volume transaksi 507,218 juta saham senilai Rp 1,256 triliun. Sementara pendapatan BUMI selama 2009 sebesar US$ 3,219 miliar (Rp 34,121 triliun) dengan kurs 2009 Rp 10.600, dengan laba bersih US$ 190,45 juta (Rp 2,018 triliun). Tahun sebelumnya, pendapatan BUMI sebesar US$ 3,378 miliar (Rp 30,739 triliun dengan kurs BUMI 2008 sebear Rp 9.100) dengan laba bersih US$ 371,69 juta (3,382 triliun).

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatat pendapatan tahun 2009 sebesar Rp 1,444 triliun dengan rugi bersih Rp 1,729 triliun. Tahun sebelumnya, pendapatan sebesar Rp 1,859 triliun dengan rugi bersih Rp 34,943 miliar. Harga saham ENRG hari ini naik Rp 26 (18,84%) ke Rp 164 dengan volume 1,332 miliar saham senilai Rp 206,949 miliar.

PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mencatat pendapatan sebesar Rp 1,059 triliun dengan laba bersih Rp 132,255 miliar di 2009. Tahun 2008, pendapatan ELTY sebesar Rp 1,053 triliun dengan laba bersih 272,099 miliar. Harga saham ELTY hari ini naik Rp 5 (1,96%) ke Rp 260 dengan volume 546,013 juta saham senilai Rp 141,851 miliar.

Pendapatan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) di 2009 sebesar Rp 2,325 triliun dengan laba bersih Rp 252,784 miliar. Tahun 2008, pendapatan UNSP sebesar Rp 2,931 triliun dengan laba bersih Rp 173,569 miliar. Harga saham UNSP hari ini naik Rp 20 ke Rp 510 dengan volume 268,224 juta saham senilai Rp 137,764 miliar.

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mencetak pendapatan tahun 2009 sebesar Rp 7,631 triliun dengan rugi bersih Rp 1,627 triliun. Tahun 2008, pendapatan BNBR sebesar Rp 8,404 triliun dengan rugi bersih Rp 16,464 triliun. Namun harga saham BNBR hari ini melejit Rp 8 (11,42%) ke Rp 78 dengan volume 1,378 miliar saham senilai Rp 105,107 miliar.

Harga saham PT Darma Henwa (DEWA) hari ini naik Rp 11 (10,78%) ke Rp 113 dengan volume 470,303 juta saham senilai Rp 52,346 miliar dengan pendapatan  sebesar US$ 201,466 juta (Rp 2,135 triliun dengan kurs DEWA 2009 Rp 10.600) dengan rugi bersih US$ 1,847 juta (Rp 19,578 miliar). Tahun 2008, pendapatan DEWA sebesar US$ 220,108 juta (Rp 2,002 triliun dengan kurs DEWA 2008 Rp 9.100) dengan laba bersih US$ 10,581 juta (Rp 96,287 miliar).

Sementara PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mencetak pendapatan 2009 sebesar Rp 2,742 triliun dengan laba bersih Rp 98,442 miliar. Tahun sebelumnya, pendapatan BTEL sebesar Rp 2,202 triliun dengan laba bersih Rp 136,812 miliar. Harga saham BTEL hari ini naik Rp 4 (2,85%) ke Rp 144 dengan volume 335,585 juta saham senilai Rp 48,145 miliar.

Total pendapatan Bakrie 7 di 2009 mencapai Rp 51,457 triliun, naik 4,61% dari tahun 2008 sebesar Rp 49,190 triliun. Sementara total rugi bersih yang diterima Bakrie 7 di 2009 sebesar Rp 869,097 miliar, menyusut tajam 93,01% dari tahun 2008 dengan rugi bersihnya sebesar Rp 12,439 triliun.

IHSG ditutup turun 6,277 poin (0,22%) ke level 2.880,969 dengan volume perdagangan 10,089 miliar saham dan nilai transaksi Rp 6,675 triliun.