maiwanews – Anggota Brimob Kedung Halang Brigadir M Syarif Mappa tewas setelah ditusuk oleh seorang kernet metromini 640 jurusan Pasar Minggu. Berdasarkan kronologi yang disampaikan Kompol Aris Supriyono, korban mengalami luka tusuk di badannya.
Korban tewas setelah terlibat perkelahian dengan kernet mentromini di Jalan Raya Tanjung Barat 27 Oktober tengah malam.
Menurut Kompol Aris, asal mula kejadian saat Brigadir Syarif naik metromini dan menanyakan kepada supir apakah mobil itu jurusan Pasar Minggu, supir metromini mengatakan bahwa ia tidak ke Pasar Minggu, tapi kembali ke pangkalan.
Kernet bus kemudian menyuruh korban turun dengan mengatakan Pasar Minggu sudah lewat. Ucapan kernet bernama Akim dinilai disampaikan dengan nada kasar, karenanya Brigadir Syarif menegur Akim dengan mengatakan supirnya saja bicara baik-baik, kenapa dia berbicara kasar.
Dari situ kemudian terjadi percekcokan, cekcok keduanya berlanjut hingga di luar metromini. Saat itu Akim mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk korban, tidak lama korban meninggal dunia. Pelaku penusukan sempat meninggalkan Jakarta, namun akhirnya dia tertangkap di Riau Sabtu 2 Nopember dan dibawa kembali ke Jakarta.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan pengejaran terhadap tersangka dilakukan oleh tim gabungan Polda, Reserse, Polres Jakarta Selatan, dan Brimob Kedung Halang. Setelah dua hari pelaku akhirnya tertangkap di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kab. Kampar Riau.
Akibat perbuatannya, tersangka bisa dijerat Pasal 351 ayat 3 dan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (R18)
Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas
Maruarar Laporkan Perkembangan Wisma Atlet ke Presiden
Pentagon Kerahkan Brigade Stryker dan Batalyon Penerbangan ke Perbatasan Meksiko
Polisi Sebut Pelaku Pembunuhan di Cileungsi Alami Gangguan Jiwa
Pembunuhan Balita di Cilegon Akibat Lilitan Pinjol









