maiwanews – Akbar Tajung bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie terkait kepastian pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IX yang dimulai tanggal 30 November 2014 di Bali.
Usai bertemu Ical, panggilan Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung mengutarakan keyakinannya bahwa Munas akan berjalan dengan aman dan tidak akan terjadi keributan sebagaimana dikhawatirkan beberapa pihak.
“Jadi apa yang saya dapatkan dari Ical kelihatannya masalah kemanan tidak perlu dikhawatirkan,” kata Akbar Tanjung di Bakrie Tower, Jumat (28/11/2014).
Menurut Akbar, keyakinan itu diperoleh setelah Ical menjelaskan pada dirinya bahwa aparat sudah bekerja dan beberapa pihak juga sudah menyatakan komitmennya untuk ikut membantu mengamankan Munas.
Dikatakan Akbar, Ical mengaku sudah berkomunikasi dengan Kapolri, Polda Bali, dan dengan sejumlah orang penting yang dinilai punya kompetensi dan otoritas dalam menjamin keamanan.
Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku tidak terlalu khawatir tentang ancaman keamanan pelaksanaan Munas Golkar. Pastika mengatakan, sejumlah acara yang memiliki skala jauh lebih besar bisa terlaksanan di Bali dengan aman.
Tentang kekhawatiran menggangu kunjungan wisata, Pastika menjelaskan, waktu ramai kunjungan wisata di Bali baru mulai pada 20 Desember. Jadwal yang dipilih Golkar kata dia, justru waktu yang sedang sepi kunjungan.
Subsatgas Si Ipar Ajak Anak-Anak Putus Sekolah di Jayapura Belajar Calistung
Wali Kota Munafri Bertemu Investor dari Qatar Bahas Pembangunan Stadion
Miami E-Prix 2025, Pascal Wehrlein Finis di Posisi Pertama
Pertemuan Bilateral Amerika-Australia Bahas Kerja Sama Pertahanan
Polisi Ungkap Pertambangan Emas Ilegal di Boalemo, Gorontalo









