Tim Reskrimum Polda Metro Jaya Tembak Tiga Pelaku Curanmor

maiwanews – Tim Subdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya menembak tiga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) dalam sebuah penyergapan di markas pelaku di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan, selama tiga bulan beroperasi, kawanan bandit asal Indramayu, Jawa Barat ini sudah menggasak 12 mobil di sejumlah lokasi di Jakarta.

Keketiga pelaku yang dibekuk itu adalah Ade Noval, 29 tahun, Casnadi alias Walang, 39 tahun, dan otak komplotan yang juga seorang residivis, Anggoro alias Herman, 48 tahun. Tiga pelaku lainnya yakni Supriyanto, Alif dan Heru, masih diburu polisi.

Modus pencurian yang dilakukan komplotan ini adalah menggunakan kunci palsu dengan sebelumnya memutus kabel alarm. Menurut pengakuannya, mereka beroperasi sejak September sampai Desember 2014.

Pelaku menyasar mobil incaran di sejumlah lokasi di Jakarta. Terakhir dilakukan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Selasa (16/12/2014) lalu, pelaku membawa kabur Toyota Avanza milik Muhammad Arif, 48 tahun.

Atas kejadian itu, Muhammad Arif kemudian melapor ke Polda Metro Jaya. Tim Opsnal Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKP Handik Zusen akhirnya berhasil melacak identitas dan keberadaan pelaku.

Mereka ditemukan di sebuah tempat di daerah Cempaka Putih. Tiga pelaku terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas karena mencoba kabur. Akibat penembakan itu, ketiganya ambruk dengan luka tembak di salah satu kakinya masing-masing.

Para pelaku mengaku, kawanannya dalam beroperasi menyasar mobil jenis Avanza dan Innova. Mobil hasil curian itu lalu dijual pelaku kepada seorang penadah dengan harga murah. Avanza dijual dengan harga Rp. 23 juta per unit, sementara jenis Innova dijual dengan harga Rp. 32 juta.